06/02/2023
Mengenal PAKU BUWANA IV, Raja Jawa yang Santri
Raden Mas Subadya dinobatkan menjadi raja Kasunanan Surakarta pada tahun 1788 M. Gelarnya Paku Buwana IV. Raja yang masih muda. Usianya baru 20 tahun. Karena muda dan tampan, rakyat menjulukinya Sunan Bagus.
Sebagai saksi hidup, Raden Ngabehi Yasadipura II mencatat lengkap hal ketegangan waktu itu. Bukunya berjudul Babad Pakepung. Kisah pengepungan keraton Surakarta oleh pas**an Kompeni. Dibantu oleh prajurit dari Kasultanan Yogyakarta dan Kadipaten Mangkunegaran. Tujuannya mengintimidasi Paku Buwana IV. Ia harus menyerahkan 4 nama yang didakwa sebagai ekstremis oleh Kompeni. Nama 4 orang santri penasihat raja itu adalah Panengah, Wiradigda, Bahman dan Nur Saleh.
Tiga bulan terkepung, akhirnya disepakati, 4 orang itu diserahkan untuk ditawan Kompeni. Namun insiden itu tidak menyurutkan tekad Paku Buwana IV untuk terus membawa identitas kesantriannya. Baca saja kitab masterpiece-nya. Di dalam serat Wulangreh ia menunjukkan kepiawaian sebagai sastrawan dan keberaniannya sebagai muslim menulis bait-bait puisi berisi panduan moral hidup manusia Jawa yang islami.
Paku Buwana IV adalah sosok dibalik berdirinya Pesantren Jamsaren. Dinamakan Jamsaren karena diasuh oleh Kyai Jamsari. Pesantren Jamsaren seketika menjadi magnet baru bagi pencari ilmu agama Islam kala itu. Banyak ulama Jawa tersohor abad ke-19 hingga ke-20 yang awalnya ditempa di pesantren inisiasi Paku Buwana IV ini.
Semoga keteladanan Sinuwun Paku Buwana IV dapat menginspirasi santri masa kini untuk istiqamah dengan perjuangannya menjaga kedamaian negeri.
---------------------------------------------------
Mari bersapa dengan karya kami di:
www.kanjengdenim.com
Shopee : Sarung Kanjeng Official Shop
Lazada : Sarung Kanjeng Indonesia
Tokopedia : Sarung Kanjeng
Tiktokshop : Sarung Kanjeng
WA : 0821 2783 0833