16/11/2017
*MENGAJARKAN AL QUR'AN KEPADA ANAK*
Seyogyanya setiap orangtua mengajarkan al qur'an kepada putra putrinya sejak kecil. Tujuannya mengarahkan mereka kepada keyakinan bahwa Allah adalah Rabb mereka dan bahwa al qur'an adalah firmanNya sehingga ruh al qur'an bisa berhembus dalam jiwa mereka serta cahayanya bersinar dalam pemikiran dan intelektual mereka.
Imam suyuthi mengatakan, mengajarkan al quran kepada anak2 merupakan salah satu di antara pilar pilar islam, sehingga mereka bisa tumbuh di atas fithrah. Begitu juga cahaya hikmah akan terlebih dahulu masuk ke dalam hati mereka sebelum dikuasai oleh hawa nafsu dan dinodai oleh kemaksiatan dan kesesatan.
Ibnu khaldun juga menegaskan, mengajarkan al quran kepada anak2 merupakan salah satu syiar agama yang awal mulanya dijalankan oleh para ulama, dan kemudian secara berjenjang ke seluruh wilayah dakwah karena merasakan mantapnya keimanan dan keyakinan disebabkan ayat2 al quran dan lafal2 hadis. Dengan demikian, al quran menjadi akar pokok pengajaran yang menjadi pijakan seluruh kemampuan yang lain sesudah itu.
Demikian juga ibnu sina mengatakan, jika seorang anak sudah bisa dilatih dan sudah bisa mendengar dengan baik, maka mulailah diajarkan al quran kepada mereka, dimulai dengan huruf hijaiyyah dan selanjutnya diajarkan ajaran2 agama.
Pembacaan ayat2 suci al quran oleh anak2 bisa menjadi penyebab dihindarkannya bala' (bencana) dan adzab dari keluarga serta masyarakat sekitar. Diriwayatkan dari hudzaifah bin al yaman bahwa ia berkata, Rasulullah bersabda, sesungguhnya suatu kaum sudah diputuskan oleh Allah bahwa mereka akan ditimpa adzab sebagai suatu keputusan yang pasti. Namun kemudian ada salah seorang anak mereka yang membaca ayat Alhamdulillahi rabbil alamin yang terdapat dalam al quran, lalu Allah mendengarnya sehingga akhirnya Allah menarik kembali adzab itu selama empat puluh tahun disebabkan oleh anak tersebut.
*Sumber: mendidik anak bersama Nabi, Muhammad nur abdul hafizh suwaid*