Kaos Kirangan

Kaos Kirangan Menjual Kaos Wayang, Kaos Kebudayaan Nusantara, Kaos Tokoh Bangsa, secara eceran maupun grosir.. hub

Alhamdulillah.. Kaos semar dan punokawannya sudah kita kirim Ke Kediri lur.. Area RS.Bhayangkara. Pesananan Mas Bagus. Y...
02/11/2016

Alhamdulillah.. Kaos semar dan punokawannya sudah kita kirim Ke Kediri lur.. Area RS.Bhayangkara.
Pesananan Mas Bagus. Yg aslinya orang trengalek.. namun kini menetap di kediri.. hehehe...:)
Makaseh mas Bagus.
ditunggu next ordernya..

Kaos Wayang Lur... :)*Tokoh   dan Tokoh Tokoh  "Ow.. iya mengenal sedikit siapa kah mereka para punokawan?? Mereka adala...
02/11/2016

Kaos Wayang Lur... :)
*Tokoh dan Tokoh Tokoh

"Ow.. iya mengenal sedikit siapa kah mereka para punokawan?? Mereka adalah para pembantu atau basa orang jawa menyebut mereka Abdi Dalem dari kerajaan kerajaan Jawa kuno diJawa. Bahkan sampai sekarang pun mereka maseh hidup dan maseh bekerjauntuk kasultanan jogja dan sebagainya.. walau begitu gak sembarangan orang yg bisa melihat secara langsung sosok mereka.. terus siapa saja Punokawan itu? Yakni Mbah Semar, Mbah Gareng, Mbah Petruk, dan Mbah Bagong."
-----------
READY STOCK LUR:: Ukuran (S,M,XL,XXL).
-harga:: 85Rb an.
-warna Hitam (biar lebih strong dan kuat daya magisnya :* ).
-Bahan:: Cotton Combed 20s.
♥♥♥♥
WA:083845093544
Bbm: 5D1A8A80
♥♥♥♥
Yukk.. resellerrr..
www.reyog.me
--------

-KAOS PANDAWA-Harga Retail : Rp 75,000Harga Grosir : Rp 55,000 (grosir min order : 15 potong, bisa beragam gambar)Ukuran...
19/09/2016

-KAOS PANDAWA-
Harga Retail : Rp 75,000
Harga Grosir : Rp 55,000 (grosir min order : 15 potong, bisa beragam gambar)
Ukuran : S, M, L, XL
Bahan : cotton carded
Kode Produk : PANDAWA
Jangan biarkan orang lain mendahului anda bagi anda yang berminat dan para PECINTA Kaos Kebudayaan, untuk Informasi danPemesanan silahkan menghubungi nomor dibawah ini :
WA: 0838-4509-3544 //PIN BBM: 5D1A8A80

15/06/2016

selamat pagi.. selamat beraktivitas lagi.. :)

dukur2 solo dan sekitarnya... ayoo lurr.. ojo nganti kelalenn...
25/11/2015

dukur2 solo dan sekitarnya... ayoo lurr.. ojo nganti kelalenn...

met malem... salam hokya hokya... ;) piyee kabare dulorrr... sami ningalii festival mboten ten alun2 ponorogo... :))" In...
08/10/2015

met malem... salam hokya hokya... ;) piyee kabare dulorrr... sami ningalii festival mboten ten alun2 ponorogo... :))

" Ingkang mboten sempat ningali Festival Reyog Nasional saget lewat mriki... monggo:
Live Streaming Festival Reyog Nasional 2015
http://ponorogotv.com/ ".

TV Streaming Islam dan Budaya Ponorogo

22/06/2015

monggow yg butuh topeng bujangganong, kaos reyog dll yg berhubungan dengan kesenian Reyog dan jaranan. calling aja 083845093544 (wa) Pin:: 516DFe57 :-)

08/06/2015

Kaos Seri reyog dan wayang ready semunya.. :)) *cek dialbum gallery

Kaos Budaya Nusantara Indonesia, kwalitas kaos Ok, kelas DISTRO.Harga istiqomah ;-) . Satuan:: @75.000,Grosir:: CALLHP: ...
28/10/2014

Kaos Budaya Nusantara Indonesia, kwalitas kaos Ok, kelas DISTRO.
Harga istiqomah ;-) .
Satuan:: @75.000,
Grosir:: CALL

HP: 0838-4509-3544 (abdoel).

kaos keris..   :) harga satuan, cuma 75.000 kwalitas kaos okey bangets.
28/10/2014

kaos keris.. :) harga satuan, cuma 75.000 kwalitas kaos okey bangets.

Dulu pada abad ke XV Ponorogo itu bernama Wengker yaitu daerah kekuasaan Majapahit yang waktu itu dipimpin Prabu Brawija...
14/10/2014

Dulu pada abad ke XV Ponorogo itu bernama Wengker yaitu daerah kekuasaan Majapahit yang waktu itu dipimpin Prabu Brawijaya ke V. Wengker waktu itu dipimpin oleh seorang demang yang bernama Ki Ageng Suryongalam atau Ki Ageng Kutu karena tinggal di desa Kutu - Jetis, orang yang sakti mandraguna. Biasanya daerah kekuasaan seperti Wengker itu jaman dulu mesti harus asok upeti ke penguasanya yaitu Majapahit. Tapi Ki Demang ini agak mbelot, sudah beberapa tahun tidak mau menghadap dan kirim upeti. Mesti saja Sang Raja ngamuk dan segera menyuruh utusan untuk mengklarifikasi hal itu. Sebagai utusan adalah kebetulan puteranya sendiri yaitu Lembu Kanigoro. Segera Sang Pangeran ini berangkat menuju Wengker, tapi rupanya mampir dahulu di tempat kakaknya yaitu Raden Patah yang menjadi penguasa di Demak. Di situ sempat belajar tentang taktik perang dan agama Islam. Lembu Kanigoro ini pintar dan cepat menjadi ahli, setelah memeluk Islam berganti nama menjadi Bethoro Katong atau Raden Katong.

Berikut meneruskan lakunya ke Wengker ditemani abdi bernama Selo Aji dan kebetulan setelah tiba disana bertemu dengan seorang muslim taat yang bernama Ki Ageng Mirah. Dari situ Raden Katong menyusun kekuatan untuk bertemu dengan Ki Ageng Kutu dengan baik-baik tapi tetap saja menolak dan malah melawan utusan ini. Akhirnya terjadilah perang landing adu kasekten dan Raden Katong mengalami kekalahan. Begitu dengan cara menikahi puteri pertama Ki Demang yang bernama Niken Sulastri, barulah bisa mengalahkannya, yaitu dengan cara mengambil pusaka saktinya Kyai Puspitorawe. Kembali ke belakang, pada saat Ki Ageng Suryongalam (Ki Kutu) menjadi Demang di daerah Wengker beliau mendirikan perguruan-perguruan kanuragan yang mengajarkan ilmu-ilmu kesaktian dan kebatinan, muridnya banyak dan rata-rata menjadi sakti mandraguna. Itu dikarenakan ilmu yang diajarkan Ki Ageng begitu berat, siapa yang mampu bertapa brata dan menghindari perempuan maka akan sempurna ilmu kesaktiannya.

Nah, setelah Ki Ageng Kutu ini kalah karena puasakanya sendiri dan mangkat, para pengikut dan murid-muridnya dikumpulkan oleh Raden Katong, diarahkan untuk menjadi Manggala Negeri demikian juga dengan tempat-tempat perguruan tersebut dijadikan tempat untuk menggembleng para pemuda, guna menjadi satria-satria untuk pertahanan daerah yang baru didirikan yaitu Bumi Ponorogo, dan Raden Bethoro Katong menjadi Bupati pertamanya. Para manggala sakti inilah yang pada akhirnya disebut Warok, yaitu para satria yang patriotik pejuang untuk belo negeri dan berbudi luhur, berwatak jujur, orang-orang yang bertanggung jawab, rela berkorban untuk kepentingan orang lain. S**a bekerja keras tanpa pamrih, adil dan tegas, banyak ilmu, kaweruh luhur dan tentunya sakti mandraguna. Ngomong tentang warok tentu sangat luas, seluas kultur budaya Ponorogo itu sendiri.

Warok merupakan kebanggaan masyarakat Ponorogo dan memang begitulah pada dasarnya, watak karakter dan jiwa yang dimiliki oleh masyarakat Ponorogo, sudah mendarah daging, paling tidak semangatnya begitu. Merujuk sejarah Warok itu mesti berpenampilan sangar, kumis dan jenggotnya lebat brewok, pakaiannya serba hitam, baju potong gulon, celana panjang hitam lebar mamakai kain bebet (batik latar ireng) tutup kepala udeng dengan mondolan dan ini yang menjadi ciri khas usus-usus (kolor) warna putih panjang dan besar menjulur sampai kaki.

Lha karena itu masyarakat sangat mengidolakan keberadaan warok tersebut, ialah untuk uri-uri budoyo. Maka timbullah di dalam kesenian (penampilan Reog)selalu ada yang namanya Warokan, yang kurang lebihnya adalah tiruan dari penampilan warok itu dahulunya. Warokan yang sering kita lihat pada setiap pertunjukan biasanya ada warok muda dan warok tua, bahkan pada saat baik grebeg suro di Ponorogo sampai saat ini semua unsur masyarakat dan pemerintah sepertinya berkewajiban memakai busana warokan tersebut.
Seperti yang terlihat di gambar ini juga warokan dari sebuah pagelaran reyog.

Huh...ceritanya masih banyak, lain kali aja ya. Suwun.

=================
Harga:: 80.000

Paket
02/03/2013

Paket

Address

Ponorogo

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Kaos Kirangan posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share