22/03/2022
Dampak yang ditimbulkan tidur di kasur yang sudah tua
Berbagai alasan mulai dari tidak mampu beli kasur baru sampai merasa sayang bila kasur yang mereka gunakan di buang begitu saja meski umur kasur sudah tua. Tapi tahukah anda, tanpa disadari penggunaan kasur yang sudah tua dapat menimbulkan penyakit dan mempengaruhi kualitas tidur anda.
Apa saja efek yang ditimbulkan penggunaan kasur yang sudah yua, baik untuk kesehatan maupun terhadap kualitas tidur anda.
1. Menimbulkan alergi pada kulit
Bill fish merupakan seorang pelatih tidur bersertifikat, ia mengatakan pada kasur yang sudah tua kemungkinan terdapat tungau atau debu, hal ini dapat memicu alergi pada kulit anda.
Ia juga menjelaskan waktu tidur yang cukup dan baik untuk kesehatan antara 7 sampai 9 jam di malam hari. Disaat tidur tubuh mengeluarkan kulit mati dan minyak alami, hal ini dapat memicu tungau muncul.
Menurut Bill tungau debu dapat hidup pada berbagai jenis kasur. Semakin tua usia kasur kemungkinan tungau yang hidup pada kasur tersebut semakin banyak juga. Tentu hal ini dapat menyebabkan alergi dan dapat memperparah asma bagi penderita penyakit asma.
2. Memperparah penyakit asma
Bila anda merupakan alergi terhadap debu atau asma, ini dapat menyumbat hidung dan menimbulkan padaluran pernapasan. Biasanya asma mengganggu ritme sirkadian tubuh terjadi pada sore dan malam hari. Meski tidur dikasur yang sudah tua tidak langsung menimbulkan penyakit asma, akan tetapi kasur yang sudah tua dapat memperparah penyakit asma.
3. Dapat menimbulkan stres
Penyebab timbulnya stres dapat bermacam-macam mulai dari pekerjaan hingga permasalahan tidur. Berdasarkan riset kualitas berpengaruh pada stres. Untuk itu pertimbangkan mengganti kasur tua anda dengan kasur yang baru untuk mendapatkan kualitas tidur yang lebih baik. Terima kasih atas kepercayaan nya.