Moslem United

Moslem United Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from Moslem United, Clothing Store, Semarang.

09/06/2016

^^ RENUNGAN SORE ^^

=== kisah ini diambil dari status seorang teman ===

Saya : pak,krupuk berapa hrgnya?
Bpk : 3000 mas
Saya : beli 3 ya pak
Bapak itu berdiri dan meraba2 letak tas pinggang nya..
Saya : Astagfirullah... Ternyata bapak itu buta ( hati)

Saya liat bapak itu cm bengong. .

Saya : ini uangnya pak.
Bpk : 3 ya. Jd 9000
Saya : iya
Bpk : uangnya brp?
Saya : X0. 000
Bpk ; bntr ya kembalian nya

Bpk itu sibuk membongkar uang di tas nya..nyaris di kluarkan semua yang ditangannya

Bpk : Ambil saja mas kembaliannya.
Saya : Seketika itu sayapun terkejut mendengar perintah dari si Bpk.
Dlm hati, "gw kan cuma pengen tau gmn cara bpk itu balikin kembalian...ga serius ambil kembali nya..."

Saya : Lalu secara spontan saya bertnya kpd bpak itu.
pak. Klo saya kasih uangnya 2000 terus saya ambil kembali nya 10rb. Bpk kan ga tau. Trs nanti bpk rugi d**g?
Bpk : Gusti Allah ga akan salah alamat kasih rejeki mas. Klo sekarang saya harus rugi, saya yakin Gusti Allah pasti lg nyiapin rejeki lain buat saya..
Saya : Subhanaallah, gemetar hati mendengarnya
bpk : udh ambil kembali nya?
Saya : ga usah pak.. hari ini. .Allah kirim rejeki untuk bpk..
Bpk : Terima kasih mas
Saya : sama2.. Bpk hati2 ya..

Dari status facebook akun Abdurrahman bin Auf

Banyak pelajaran yg dapat diambil dari kisah tersebut.. Bahwa Allah tidak akan keliru atas rejeki yang Ia berikan pada umatNya. Setiap orang memiliki rejekinya masing-masing dan itu semua sudah diatur oleh Allah SWT.
Jadi, tetap bersyukur dan selalu lah bersyukur. :-)

04/06/2016

Ramadhan sebentar lagi ~

Berdzikir Dengan Tangan KananSilahkan Bagikan & Semoga Bermanfaat !
27/06/2015

Berdzikir Dengan Tangan Kanan

Silahkan Bagikan & Semoga Bermanfaat !

24/06/2015

Nikmat apapun yg ada padamu, dari Allah datangnya.

(QS An-nahl:53)

17/06/2015

Allah berfirman,
"Mereka yang sabar, yang benar, yang tetap taat, yang menafkahkan hartanya, dan yang memohon ampun di waktu sahur.." (QS 3:17)

Rasulullah saw bersabda,
"Rabb kami Tabaraka wa Ta’ala turun ke langit dunia setiap malam saat tersisa sepertiga malam terakhir. Dia berfirman: siapa yang berdoa kepada-Ku niscaya Aku kabulkan doanya, siapa yang meminta kepada-Ku maka Aku akan beri permintaannya, dan siapa yang memohon ampunan kepada-Ku niscaya Aku ampuni dia" (HR Bukhari Muslim)

09/06/2015

D'oa yang diajarkan oleh Rasulullah shallallahu alaihi wasallam untuk menanggulangi rasa malas
اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ الْهَمِّ وَالْحَزَنِ ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ الْعَجْزِ وَالْكَسَلِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ الْبُخْلِ والْجُبْنِ
، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ غَلَبَةِ الدَّيْنِ وَقَهْرِ الرِّجَالِ. رواه أبو داود
“Ya Allah aku berlindung kepada-Mu dari kegelisahan dan kesusahan, dan aku berlindung pada-Mu dari kelemahan dan sifat malas, dan aku berlindung kepada-Mu dari sifat kikir dan pengecut, dan aku berlindung pada-Mu dari hutang yang tak mampu ditanggung serta kesewenangan orang yang tak mampu dilawan.”

(HR Abu Dawud)

07/06/2015

Tujuh Kalimat Penghapus Dosa.
1. Mengucap “Bismillah” pada tiap-tiap hendak melakukan sesuatu.
2. Mengucap “Alhamdulillah”pada tiap-tiap selesai melakukan sesuatu.
3. Mengucap “Astaghfirullah” jika lidah terselip perkataan yang tidak patut.
4. Mengucap “Insya-Allah” jika merencanakan berbuat sesuatu dihari esok
5. Mengucap “La haula wala kuwwata illa billah” jika menghadapi sesuatu tak disukai dan tak diinginkan.
6. Mengucap “Inna lillahi wa inna ilaihi rojiun” jika menghadapi dan menerima musibah
7. Mengucap “Laa ilaa ha illa Allah Muhammadur Rasulullah” sepanjang siang dan malam, sehingga tak terpisah dari lidahnya...

Semoga kita semua bisa mengamalkannya..
Aamiin

29/05/2015

Tanda2 orang munafik : jika berbicara berdusta, jika berjanji mengingkari dan jika dipercaya berkhianat (HR.Bukhari)

28/05/2015

Lauh Mahfuzh Qalam dan Penulisan Takdir

Kami beriman kepada Lauh dan Qalam berikut segala yang telah tertulis di dalam Lauh. Sekiranya seluruh makhuluk berkumpul untuk membuat sesuatu yang telah tertulis oleh Allah Ta'ala bahwa sesuatu itu ada, menjadi tidak ada, mereka tidak akan mampu melakukanya. Dan sekiranya mereka semua berkumpul untuk mengadakan sesuatu yang tidak ditulis oleh Allah didalamnyasehingga seseuatu itu menjadi ada, mereka juga tidak akan mampu melakukanya.Pena telah kering mengenai apa yang akan telah terjadi sampai hari kiamat (55).

Pada masa nubuah,wujud"Lauh"yang dikenal oleh para sahabat adalah sebidang papan atau tulang yang biasa ditulisi.Papan dan tulang itu hanya disebut Lauh jika sudah ditulisi.Sedangkan "Qalam"adalah alat tulis atau pena. Pada masa itu"Qalam"berupa bulu unggas yang dipakai untuk menulis setelah dicelupkan ke tinta terlebih dahuluatau sebatang ranting/ kayu yang diruncingkan untuk mengores "Lauh". Demikianlah penggambaran yang diberikan oleh Ibnu Manzhur dalam kitab "Lisanul Arab".

Mengenai Lauh Mahfuzh (Lauh yang selalu dijaga) dan pena yang telah menulisinya ada sebuah atsar marfu'dari Ibnu 'Abbas .Beliau berkata,"sesungguhnya Allah menciptakan Lauh Mahfuzh dari mutiara putih. Kedua sampulnya dari permata yaqut merah.Qalamnya adalah cahaya,tulisanya adalah cahaya, dan lebarnya sejarak antara langit dan bumi,"

Tulisan pada Lauh Mahfuzh
Takdir Allah untuk setiap dan semua mahluk bresifat azali. Sebelum Allah menciptakan semua mahluk-temasuk Qalam dan Lauh Mahfuzh-Allah sudah mengetahui apa yang akan dilakukan oleh setiap makhluk. Kemudian pada masa 50.000 tahun sebelum Allah menciptakan langit dan bumi Allah mencitakan Qalam,lalu diperintahkanya Qalam untuk menulis semua takdir. Hal ini dapat kita pahami dari kedua hadist berikut ini:

"Allah menulis takdir pada mahkluk 50.000 tahun sebelum diciptakanya semua langit dan bumi."(H.R.Muslim dari Abdullah bin 'Amru bin 'Ash)

"Benda pertama yang diciptakan oleh Allah adalah pena.Allah berfirman,'Tulislah!'Pena menjawab,'Apa yang aku tulis?'Allah berfirman,'Tulislah takdir yang telah terjadi dan akan terjadi selamanya!'."(H.R.at-Tirmidziy dan dinyatakan shahih oleh al-Albaniy)

Hal ini juga telah Allah terangkan di dalam al-Qur'an. Allah berfirman,

"Tiada suatu bencana pun yang menimpa di bumi dan (tidak p**a) pada dirimu sendiri melainkan telah tertulis dalam kitab (Lauh Mahfuzh) sebelum Kamami menciptakanya. Sesungguhnya Allah mengetahuinya apa saja yang ada dilangit dan dibumi? Bahwasanya yang demikian itu terdapat dalam sebuah kitab (Lauh Mahfuzh).Sesungguhya yang demikian itu amat mudah bagi Allah."(Q.S.al-Hajj:70)

Apa yand terjadi diseluruh alam dijadikan oleh Allah dengan iradah dan masyiah-Nya yang berporos pada rahmat dan hikmah-Nya. Dia memberi petunjuk kepada siapa yang dia kehendaki tersesat dengan hikmahNya.semua itu dan semua takdir telah ditulis didalam Lauh Mahfuzh.tidak ada seorang pun yang terlewatkan.Apa yang telah terjadi dan akan terjadi sampai hari kiamat. Dan saat kejadianya,semuanya persis seperti apa yang tertulis disana. Tidak sesuatu pun yang bergeser.Ini adalah bukti kesempurnaan ilmu,kuasa dan hikmah Allah.

Posisi usaha mahkluk
Ketika Amirul Mukminin 'Umar bin Khaththab . hampir sampai di Syam,dia diberitau bahwa wabah kolera sedang mewabah di sana.Maka 'Umar memutuskan untuk kembali ke Madinah.Abu'ubaidah .bertanya,"apakah kamu hendak lari dari takdir,wahai Amirul mukminin?" 'Umar menjawab,"ya,lari dari takdir Allah kepada takdir Allah."

Dialog antara dua orang sahabat yang dijamin masuk surga diatas memberikan gambaran tetang pemahaman 'Umar bin Khaththab yang dalam mengenai posisi usaha seorang hamba terkait dengan takdir yang Allah tuliskan untuknya.

Takdir adalah rahasia Allah.
Ilmu Allah yang ditulis diLauh Mahfuzh,tetapi tidak ada seorang manusia yang mengetahui takdirnya sendiri atau takdir orang lain.Seandainya ada yg tau,lalu orang itu mengajak semua manusia untuk melawan takdir itu,maka usaha mereka itu akan sia-sia belaka.Inilah maksud dari matan yg berbunyi:Sekiranya seluruh makhluk berkumpul untuk membuat sesuatu yang telah ditulis oleh Allah Ta'ala bahwa sesuatu itu ada sehingga tidak ada,mereka tidak akan mampu melakukanya.Pena telah kering mengenai apa yang akan terjadi sampai hari kiamat.

Tetapi-sekali lagi-tidak ada manusia yang mengetahui takdirnya sendiri atau takdir orang lain.Jika ada yang mengaku tau sungguh,pengakuanya justru membuatnya keluar dari iman dan islam (baca lagi edisi yang lalu).Oleh karena itu Amirul Mukminin bermaksud bermaksud kembali ke Madinah sebagai sebentuk usaha untuk menghindari sesuatu yang tidak disukai.Jika wabah kolera ditakdirkan sampai kepada mereka,dimana pun mereka berada,pasti akan kena juga.Tetapi sebagai suatu usaha,menjahui daerah yang terjangkiti adalah tindakan yang benar;sebenar berdoa supaya keburukan yang telah menimpa atau dkhawatirkan akan menimpa dijauhkan dari diri.

Doa menolak takdir
Mengenai doa yang hubunganya dengan takdir Rasulullah .bersabda

"Tidak ada yang menolak takdir selain doa dan tidak ada yang menambah umur selain kebaikan.'(H.R.at-Tirmidziy dan Inu Majah; dinyatakan hasan oleh Syaikh al-Albaniy)

Beliau juga bersabda,
"doa itu bermanfaat untuk perkara yang terjadi maupun yang belum terjadi.Oleh karena itu hendaklah kalian berdoa,wahai sekalian hamba Allah!"(Hadits hasan diriwayatkan oleh at-Tirmidziy)

Kedua hadits ini tidak bertentangan sama sekali dengan matan ke-55 ini,sama seperti halnya keputusan 'Umar bin Khaththab RA.untuk kembali ke Madinah.

Ketetapan Allah untuk setiap hamba guna menepis mudarat yang sedang menimpanya atau dakhawatirkanya menimpa dirinya pun juga takdir.

Abu Hamid al-Ghazaly menyatakan,"jika ditanyakan,apa faidah doa,sedangkan takdir itu pasti terjadi?Maka jawabanya,sesungguhnya upaya menolak musibah itu termasuk bagian dari takdir.Sesungguhnya kedudukan doa sebagai faktor keluarnya tanaman dari bumi.Sebagaimana tameng yang dapat menolak anak panah,doa pun dapat menolak musibah."

Faidah doa bagi musibah yang telah terjadi:
mungkin musibah itu akan hilang jika memang bisa hilang-terserang penyakit,misalnya. Atau orang yang ditimpa musibah itu dijadikan oleh Allah sebagai orang yang dapat bersabar,jika musibahnya tidak bisa hilang-keluarga meninggal dunia-misalnya-sehingga dia tidak mengharapkan yang sebaliknya.bahkan sebaliknya,bisa jadi ia dijadikan Allah dapat menikmati lezatnya musibah sebagaimana orang-orang yang cinta dunia dapat menikmati lezatnya dunia.Untukmusibah yang belum terjadi,doa berfaidah untuk menolaknya sebelum turun atau meringankanya.

Wallahua'lam.

Semoga Bermanfaat !

AAMIIN ~
28/05/2015

AAMIIN ~

27/05/2015

Dan jangan kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya tiada berputus asa dari rahmat Allah, melainkan kaum yang kafir (QS. 12:87)

25/05/2015

Shalat tahajud sebagai wahana pendekatan diri pada Allah SWT, penghapus dosa, dan pengusir penyakit dari dalam tubuh.”
(HR. At-Tarmidzi)

Address

Semarang
50225

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Moslem United posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share

Category