Hijrah menuju ridho Allah

Hijrah menuju ridho Allah Allah adalah tujuan hidupku
Rasululloh adalah teladan hidupku
Alquran adalah pedoman hidupku
Jihad adalah jalan hidupku
Syahid cita kami tertinggi

 ...!!!Kita harus berusaha dan bekerja untuk menutupi kebutuhan, serta mengharap hanya kepada Allah Yang Maha Pemurah ag...
22/04/2026

...!!!

Kita harus berusaha dan bekerja untuk menutupi kebutuhan, serta mengharap hanya kepada Allah Yang Maha Pemurah agar kita hidup mulia, baik di hadapan Allah Yang Maha Kuasa maupun di hadapan manusia.

Sebaliknya, masing-masing kita menghindarkan diri dari sikap meminta-minta dan mengharap apa yang ada pada orang lain agar kita terhindar dari kehinaan.

____________
Supported by:


(Pusat pelatihan teknisi Ponsel dan Laptop Terpercaya)


13/04/2026

 ...!!!Atas dasar ini, maka diperbolehkan melakukan ‘azl atau menggunakan metode tertentu untuk mengatur kehamilan, sepe...
13/04/2026

...!!!

Atas dasar ini, maka diperbolehkan melakukan ‘azl atau menggunakan metode tertentu untuk mengatur kehamilan, seperti pil KB dan lainnya, jika terdapat maslahat yang menuntutnya.

Misalnya, jika istri sedang sakit tertentu (dan tidak memungkinkan baginya hamil); atau jika kehamilan yang berulang dapat membahayakan istri; atau jika istri sedang menyusui bayinya dan dikhawatirkan akan membahayakan bayi tersebut dalam proses menyusui dan juga tumbuh kembangnya (meskipun perempuan yang menyusui biasanya tidak mudah hamil).

Demikian p**a alasan-alasan lain yang bersifat kasuistik atas setiap orang. Karena alasan-alasan ini bersifat sementara, maka kebolehannya hanya berlaku selama alasan tersebut ada, dengan syarat: tidak menimbulkan mudarat, metode yang digunakan harus sesuai syariat, dan tidak ada tindakan yang membahayakan janin yang sudah ada.

Adapun jika ‘azl atau penggunaan alat (metode) untuk mencegah kehamilan dilakukan karena takut jatuh miskin; khawatir terhadap bertambahnya jumlah penduduk; karena menolak terhadap tanggung jawab pengasuhan dan pendidikan anak; atau alasan-alasan yang lemah lainnya, maka hal ini tidak diperbolehkan secara syariat. Hal tersebut merupakan bagian dari tipu daya musuh-musuh Islam terhadap umat Islam, dengan tujuan untuk mengurangi jumlah kaum muslimin dan melemahkan mereka, sehingga musuh-musuh Islam memiliki kemampuan untuk menjajah (menguasai) negeri-negeri muslim, memperbudak penduduknya, dan merampas kekayaannya.

Padahal, pada saat ini umat sangat membutuhkan pertambahan jumlah kaum muslimin agar mampu berjuang demi menyebarkan agamanya, mendukung akidahnya, dan melawan musuh-musuhnya. Selain itu, tindakan seperti ini juga termasuk perbuatan jahiliyah dan menunjukkan buruknya prasangka (suuzan) kepada Allah Ta’ala. Wal’iyadhu billah.

Source; muslimorid


 ➖➖➖➖➖➖➖Syaikh ‘Utsaimin berkata, “Duduk dengan bersandar pada tangan kiri disifatkan dengan duduk orang yang dimurkai A...
12/04/2026


➖➖➖➖➖➖➖

Syaikh ‘Utsaimin berkata, “Duduk dengan bersandar pada tangan kiri disifatkan dengan duduk orang yang dimurkai Allah.

Adapun meletakkan kedua tangan di belakang badan lalu bersandar pada keduanya, maka tidaklah masalah. Juga ketika tangan kanan yang jadi sandaran, maka tidak mengapa.” (Syarh Riyadhus Sholihin)

Source; rumayshocom
➖➖➖
💡

🧷 𝗖𝗼𝗹𝗹𝗮𝗯 𝘄𝗶𝘁𝗵 :
Thesunnah_path


 ...???
12/04/2026

...???


 ...!!!
15/03/2026

...!!!


 ...!!!Mahar wajib ditunaikan walaupun tidak memiliki harga yang tinggi.Sebagaimana kisah seorang sahabat yang akan meni...
23/02/2026

...!!!

Mahar wajib ditunaikan walaupun tidak memiliki harga yang tinggi.
Sebagaimana kisah seorang sahabat yang akan menikah tapi tidak memiliki harta, akan tetapi Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tetap memerintahkan sahabat tersebut untuk mencari mahar yang memiliki nilai dan harga walaupun hanya cincin besi.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda kepada sahabat
tersebut,

انْظُرْ وَلَوْ خَاتَماً مِنْ حَدِيْدٍ

“Carilah walaupun hanya berupa cincin besi.” (HR. Bukhari dan
Muslim) Besaran nilai mahar tidak ditetapkan oleh syariat. Mahar boleh saja bernilai rendah dan boleh saja bernilai tinggi asalkan saling ridha.

An-Nawawi menjelaskan,

في هذا الحديث أنه يجوز أن يكون الصداق قليلا وكثيرا مما يتمول إذا تراضى به الزوجان، لأن خاتم الحديد في نهاية من القلة، وهذا مذهب الشافعي وهو مذهب
جماهير العلماء من السلف والخلف

“Hadits ini menunjukkan bahwa mahar itu boleh sedikit (bernilai
rendah) dan boleh juga banyak (bernilai tinggi) apabila kedua pasangan saling ridha, karena cincin dari besi menunjukkan nilai mahar yang murah. Inilah pendapat dalam madzhab Syafi’i dan juga pendapat jumhur ulama dari salaf dan khalaf.” (Syarh Shahih
Muslim 9/190)

Akan tetapi hendaknya mahar itu adalah mahar yang mudah akan
membuat pernikahan berkah. Berkah itu adalah bahagia dunia-akhirat baik kaya maupun miskin. Tidak sedikit orang kaya tetapi rumah tangga tidak bahagia dan tidak berkah

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

خَيْرُ النَّكَاحِ أيْسَرُهُ

‘Sebaik-baik pernikahan ialah yang paling mudah! (HR. Abu Dawud)

 ....!!!Ketika shalat, disyariatkan untuk membaca doa ta’awudz sebelum membaca Al-Qur’an (surat Al-Fatihah). Doa ta’awud...
23/02/2026

....!!!

Ketika shalat, disyariatkan untuk membaca doa ta’awudz sebelum membaca Al-Qur’an (surat Al-Fatihah). Doa ta’awudz ini diistilahkan juga dengan doa isti’adzah ( ).

Para ulama berselisih pendapat tentang hukum membaca ta’awudz ketika shalat. ( ) ulama menyatakan bahwa hukumnya adalah (dianjurkan). Di antara ulama kontemporer yang berpendapat bahwa hukumnya sunnah adalah Syaikh Masyhur Hasan Salman (Al-Qaulul Mubiin, hal. 109).

Sebagian ulama yang lain, di antaranya adalah ‘Atha’, Sufyan Ats-Tsauri, Al-Auza’i, dan Ibnu Hazm rahimahumullahu Ta’ala, menyatakan bahwa hukum membacanya adalah . (Shahih Fiqh Sunnah, 1: 331)

Mereka berdalil dengan firman Allah Ta’ala,

فَإِذَا قَرَأْتَ الْقُرْآنَ فَاسْتَعِذْ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ

“Apabila kamu membaca Al-Qur’an, mintalah perlindungan kepada Allah dari setan yang terkutuk.” (QS. An-Nahl [16]: 98)

Syaikh ‘Abdul ‘Aziz Ath-Tharifi hafidzahullahu Ta’ala berkata, “Yang lebih kuat adalah pendapat yang menyatakan sunnah.” (Shifat Shalat Nabi, hal. 90)

Apakah bacaan ta’awudz disyariatkan untuk dibaca di setiap raka’at?
Mayoritas ulama berpendapat bahwa doa ta’awudz cukup dibaca di raka’at pertama, dan tidak perlu diulang di raka’at-raka’at berikutnya. Sedangkan para ulama yang lainnya untuk membaca doa ta’awudz di setiap raka’at sebelum membaca Al-Qur’an.

Syaikh Masyhur Hasan Salman hafidzahullahu Ta’ala berkata,

“Yang tampak (baca: dzahir) adalah disyariatkannya membaca doa isti’adzah di setiap raka’at, berdasarkan cakupan makna umum dari firman Allah Ta’ala,

فَإِذَا قَرَأْتَ الْقُرْآنَ فَاسْتَعِذْ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ

“Apabila kamu membaca Al-Qur’an, mintalah perlindungan kepada Allah dari setan yang terkutuk.” (QS. An-Nahl [16]: 98)

Inilah pendapat terkuat dalam ’iyyah dan dikuatkan oleh Ibnu Hazm.” (Al-Qaulul Mubiin, hal. 109)

Source; muslim orid
____________
Supported by:

(Timelessness of Al-Hayaa’)

Baarakallahu fiikum


 ...!!!Diriwayatkan dari Anas bin Malik radhiyallaahu ‘anhu dari Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda,“M...
18/02/2026

...!!!

Diriwayatkan dari Anas bin Malik radhiyallaahu ‘anhu dari Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda,
“Maukah kalian aku beritahu tentang istri-istri kalian di dalam surga?” Mereka menjawab: “Tentu saja wahai Rasulullaah!” Nabi Shallallaahu ‘alaihi wa sallam menjawab: “Wanita yang penyayang lagi subur. Apabila ia marah, atau diperlakukan buruk atau suaminya marah kepadanya, ia berkata: “Ini tanganku di atas tanganmu, mataku tidak akan bisa terpejam hingga engkau rida.” (HR. Ath-Thabarani. Lihat Ash-Shahihah hadis no. 3380)

Istri yang menginginkan hidup penuh dengan kebahagiaan bersama suaminya adalah istri yang tidak mudah marah. Dan niscaya dia pun akan meredam kemarahan dirinya dan kemarahan suaminya dengan cinta dan kasih sayang demi menggapai kebahagiaan surga. Ia tahu bahwa kemuliaan dan posisi seorang istri akan semakin mulia dengan rida suami. Dan ketika sang istri tahu bahwa rida suami adalah salah satu sebab untuk masuk ke dalam surga, niscaya dia akan berusaha menggapai rida suaminya tersebut.

Wahai para istri shalihah, jadikan baktimu kepada suamimu berbalas rida Allah. Lakukanlah baktimu dengan niat ikhlas karena Allah, berusahalah dengan sungguh-sungguh dan lakukan dengan cara yang baik. Lakukanlah untuk mendapatkan rida suamimu, maka Allah pun akan rida terhadapmu...

Gapailah rida Allah melalui ketaatan terhadap suami

Marilah kita berusaha mendapatkan rida Allah. Karena mendapatkan rida Allah merupakan tujuan utama dari kehidupan seorang muslim. Dan kehidupan berumah tangga merupakan bagian darinya, dan satu diantara yang akan mendatangkan keridaan Allah adalah proses ketaatan istri terhadap suaminya. Sebuah tujuan yang lebih agung daripada berbagai kenikmatan apapun. Sebagaimana firman Allah Subhaanahu wa Ta’alaa,

وَرِضۡوَانٌ مِّنَ اللّٰهِ اَكۡبَرُ​ ؕ ذٰ لِكَ هُوَ الۡفَوۡزُ الۡعَظِيۡمُ

“Dan keridaan Allah adalah lebih besar; itu adalah keberuntungan yang besar.” (QS. At-Taubah: 72)

Tapi ingatlah saudariku, bahwasanya ketaatan terhadap suami bukanlah sesuatu yang mutlak, tidak boleh taat kepadanya dalam hal kemaksiatan. Tidak ada alasan ketaatan untuk kemaksiatan.

Source; muslimah,or,id

 ...!!
18/02/2026

...!!


Address

Pakuwon
Sleman
55283

Telephone

+6281227200284

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Hijrah menuju ridho Allah posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Hijrah menuju ridho Allah:

Share