Bakoel Sarung

Bakoel Sarung Celana Sarung Al Fatih
Trendy Tanpa Meninggalkan Tradisi

Waspadai 9 Titik Kemacetan Jalur Mudik 2017Meskipun pemerintah sudah membuka akses beberapa ruas tol fungsional yang bis...
18/06/2017

Waspadai 9 Titik Kemacetan Jalur Mudik 2017
Meskipun pemerintah sudah membuka akses beberapa ruas tol fungsional yang bisa dilalui pemudik, namun tidak menutup kemungkinan bagi anda yang mudik dan melintasi jalur utara dan selatan, juga perlu menyimak beberapa titik kemacetan yang patut diwaspadai. Kementrial Pekerjaan Umum mencatat, 9 titik berpotensi macet pada saat mudik lebaran 2017, Berikut detailnya:
1. Merak
Antrian panjang untuk masuk ke demaga merupakan salah satu sebab titik kemacetan di area ini. Tidak ada alternative untuk area ini, diharapkan rekan2 pemudik mensiasatinya dengan berangkat mudik lebih awal untuk menghidari kemacetan disini.
2. Cikampek
Untuk anda yang akan mudik dengan menggunakan jalur pantura non tol, ada baiknya dipertimbangkan untuk exit tol dawuan atau kalihurip untuk menghindari kemacetan simpang jomin cikampek.
3. Lingkar Nagrek
Sudah menjadi rahasia umum, di lokasi ini sering terjadi penumpukan arus kendaraan, tidak hanya pada saat arus mudik, weekend seperti biasa pun kadang terjadi kemacetan di area ini.
Bagi yang akan ke Tasikmalaya atau Garut, ada baiknya dicoba jalur alternatif Bandung-Majalaya-Cijapati-Garut untuk menghindari kemacetan di nagrek.
4. Cirebon-Pejagan-Brebes
Ruas jalan ini merupakan jalur utama baik pemudik sepeda motor maupun kendaran roda empat yang ingin menghidari penumpukan di pintu tol Brexit. Ada beberapa titik kemacetan dikarekan aktivitas pasar di sepanjang jalur ini. Untuk menyiasatinya, berangkat dari Jakarta di sore hari, agar sampai di ruas jalan ini masih dini hari, untuk menghidari kemacetan akibat pasar tumpah.
5. Ciregol
Jalur yang sempit dan menanjak menjadi salah satu penyebab kemacetan di daerah ini. Pastikan kendaraan dalam kondisi prima untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan saat melewati daerah ini.
6. Akses Tol Semarang-Ungaran
Untuk menghidari penumpukan di pintu tol krapyak, ada baiknya di saat peak mudik seperti ini anda gunakan jalur non tol kota semarang, meskipun ramai, namun tidak ada penumpukan antrian kendaran di pintu tol.
7. Ambarawa
Bagi kendaraan dari semarang kearah Jogja, Magelang dan sekitarnya, pertigaan Bawen merupakan salah satu titik kemacetan di area ini. Selain itu, jalur dari bawen ke arah ambarawa juga menyempit, berpotensi macet jika kendaraan banyak yang exit dari Pintu Toll Bawen. Salah satu alternative untuk anda yang mudik ke Jogja dan sekitarnya jika dari arah pantura bisa melalui Weleri-Sukorejo-Muntung-Jumo-Temanggung-Secang-Magelang, pengalaman mudik 2016 kemaren, penulis lewat jalur ini alhamdullilah relatif lancer, hanya ada sedikit kemacetan di kota Sukorejo.
8. Porong-Sidoarjo
Bagi anda yang mudik ke arah malang, probolinggo, banyuwangi dan sekitarnya, perlu diwaspadai penumpukan kendaraan di sepanjang jalur Porong-Sidoarjo meskipun sudah ada jalur arteri porong, namun tidak menutup kemungkinan macet di jalur ini.
Alternatifnya bisa melalui jalur mojokerto-Mojosari-Ngoro-Gempol
9. Babat-Lamongan
Lalu lintas di jalur ini rawan macet, disebabkan meningkatnya volume pembeli di pasar tersebut yang parkir di tepi jalan depan pasar. Kendaraan yang macet tidak hanya dari arah timur Surabaya, tapi juga dari arah barat Bojonegoro yang bertemu dengan kendaraan dari arah Jombang yang akan ke arah Surabaya. Sampai sekarang tidak ada jalur alternatif bagi pemudik dari arah timur Surabaya dan arah barat Bojonegoro untuk tidak melewati jalur jalan raya di depan Pasar Babat.
Untuk mengetahui secara realtime kondisi lalu lintas di jalur mudik, salah satunya bisa mengakses portal lewatmana.com, atau install aplikasi lewatmana.com di handphone berbasis android.
Demikian informasi yang dapat admin Bakoel Sarung sampaikan, hati-hati di jalan, semoga selamat sampai tujuan. Amin.

Bakoel Sarung

7 cara unik membangunkan sahur di Indonesia1. Dengan Alat DapurDi Madiun, deengan menggunakan berbagai macam peralatan r...
14/06/2017

7 cara unik membangunkan sahur di Indonesia
1. Dengan Alat Dapur
Di Madiun, deengan menggunakan berbagai macam peralatan rumah tangga dan dapur lainnya, ibu-ibu di Madiun ini rela bangun pada dini hari untuk mengingatkan waktu sahur kepada warga di kampung mereka. Seperti dimuat di Tempo, ternyata kegiatan ini sudah menjadi tradisi di kampung mereka setiap bulan puasa.
“Kalau yang membangunkan ibu-ibu kan beda rasanya dibanding yang membangunkan bapak-bapak, kata ibu-ibu itu”

2. Pake Lesung
Masih juga di Jawa Timur, tepatnya di Pasuruan, Ibu-ibu menjalankan tradisi membangunkan sahur yang cukup unik. Seperti ditulis di Detik.com, sambil membawa tongkat kayu berukuran 1.5 meter mereka menuju ke sebuah tempat yang ada lesung. Diliputi rasa kantuk, mereka tetap semangat memukul-mukulkan tongkat pada lesung lesung berukuran 2.5 meter. Meski awalnya terkesan asal-asalan, lambat-laun bunyi tabuh-tabuhan yang dihasilkan dari lesung menjadi alunan musik ritmis dan enak didengar.
“Suara musik dari lesung pun terdengar keras menghentak. Hal itu dilakukan agar bisa didengar warga yang masih terlelap untuk segera bangun menyiapakan hidangan sahur”
Berbagai lagu daerah seperti Ilir-ilir, Tanduk Majeng yang dilantunkan bersama-sama kian menambah semarak pertunjukan sebelum sahur tersebut. Tidak jarang, warga yang sudah bangun ikut bernyanyi bersama-sama. Setelah dirasa cukup dan banyak warga yang bangun, mereka pun membubarkan diri menuju rumah masing-masing.

3. Tabuh Gendang
Di Tanjung Pinang, tidak hanya Ibu-ibu, pemudapun ikutan aktif dalam kegiatan membangunkan sahur. Disini, para pemuda ini membangunkan warga sahur dengan cara keliling komplek perumahan, sembari menabuh gendang dari ember dan kaleng bekas.

4. Obrok
Konon tradisi dari Indramayu ini sudah berjalan sejak puluhan tahun lalu. Seperti dilaporkan oleh Liputan6.com, dalam tradisi ini, sekelompok orang memainkan musik sambil berkeliling kampung dengan menggunakan gerobak khusus yang didorong sepeda motor.
“Kami biasa berjalan 5 kilometer sampai 10 kilometer tiap hari untuk membangunkan warga, kata salah seorang personel obrok”

5. Bouraq
Tradisi asal Brebes ini menampilkan dua kuda terbang berkepala gadis cantik atau disebut Buroq. Selain menampilkan dua boneka buroq, dalam arak-arakan juga ikut belasan anak yang membawa obor bambu. Seperti pernah diliput oleg Indosiar, mereka keliling kampung dengan iringan musik rebana dipadu alat musik modern, yakni gitar dan melodi.
“Selama berkeliling kampung mereka terus melantunkan Shalawat Nabi sambil sesekali berteriak sahur, sahur. Bahkan mereka tidak segan-segan mengetuk pintu warga yang belum bangun.”

6. Arakan Sahur
Secara tidak langsung, tradisi ini akan ikut membangunkan orang sahur karena mereka tidak mau melewatkan tradisi yang sudah berjalan belasan tahun ini. Sejak malam hari, warga di Kuala Tungkal berkumpul di sepanjang jalan untuk menyaksikan arak-arakan ini. Dilaporkan oleh infojambi.com, pada arak-arakan ini, miniatur berupa kapal, Al-Qur-an raksasa dan ondel-ondel ciri khas Betawi juga diperlihatkan. Berbagai etnis memadukan kreasi menjadi arakan sahur yang bernuansa Islami.

7. Pesawat Tempur
Nah.. kalo yang ini satu-satunya cara membangunkan sahur yang ada di Indonesia, bahkan di Dunia, tepatnya di Yogyakarta. Warga Jogja yang tinggal di sekitar Bandara Adi Sucipto pasti tidak asing lagi dengan suara gemuruh yang biasanya terjadi pukul 03:30 pagi, suaranya yang menggelegar dipastikan bisa membangunkan orang2 seisi rumah.
“Betul sekali, pesawat2 tempur tersebut selain melaksanakan latihan juga untuk membangunkan airmen sekalian agar tidak ketinggalan sahur”

Nah.. kalo di tempat agan2 gimana tradisinya?

Address

Jalan Rambutan, Sambilegi Kidul
Sleman
55282

Telephone

081375107020

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Bakoel Sarung posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Bakoel Sarung:

Share