Galeri Hijab Syar'i

Galeri Hijab Syar'i Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from Galeri Hijab Syar'i, Women's clothes shop, Sukoharjo.

Istri Kedua Sang PresdirBab. 2 Dia Juga Istrimu Malik menepati janjinya dia sama sekali tidak pulang ke rumah bahkan men...
16/12/2023

Istri Kedua Sang Presdir
Bab. 2 Dia Juga Istrimu

Malik menepati janjinya dia sama sekali tidak pulang ke rumah bahkan mengabaikan keadaan Arissa, dia memang tidak peduli dan hanya memikirkan kebahagian dirinya sendiri. Dia hanya memikirkan Laras, istri pertamanya.

”Bang, gak balik?” tanya Laras.

”Balik? Kemana?” balas Malik.

”Ya ke rumah lah, memangnya gak kangen sama Arissa?” Laras seakan sengaja memancing kejujuran Malik.

”Gak.”

”Kok bisa gak kangen?”

Malik meletakkan sendok dan garpunya lalu menatap ke arah Laras, ”Apa kamu sudah gak s**a lagi aku di sini?”

”Abang kenapa marah?”

”Maksudmu apa? Apa kamu benar-benar ingin aku pergi dari rumah ini dan berbagi cinta dengannya?” Malik marah!

”Maaf, aku hanya mau Bang Malik berbuat adil itu saja karena bagaimanapun dia juga istri Bang Ali sah di mata hukum dan agama,” jelas Laras.

”Sebenarnya apa sih maksudmu, Ras? Aku sudah memenuhi permintaanmu dan kedua orang tuaku sekarang kamu memintaku untuk selalu dengannya, besok kamu mau minta apalagi? Aku harus tidur dengannya agar kita segera punya keturunan begitu?” cecar Malik tanpa jeda membuat Laras menangis.

Malik merasa bersalah karena telah membuat wanita yang dicintainya meneteskan air matanya namun sungguh dia tidak bisa untuk berbagi hati dengan wanita itu.

”Maafkan aku karena telah membuatmu menangis, aku pergi dulu.” Malik pergi tanpa memperdulikan Laras yang sedang terisak karena Malik tahu jika dia mendekat padanya wanita itu akan meminta lebih darinya, jujur Malik tidak bisa.

Diinjaknya pedal gas mobilnya dirinya meluncur ke kantor lebih pagi dari biasanya dia tidak mau berlama-lama di rumah jika keadaan tidak membuatnya nyaman. Namun di kantor pun suasana hatinya tetap buruk, dia mengingat perkataan Laras tadi pagi tentang status pernikahannya dengan Arissa. Benar yang dikatakannya jika pernikahannya dengan Arissa sah namun dirinya belum bisa sepenuhnya menjadikan dia sebagai istri, Arissa hanyalah bocah cilik yang masih polos dan tidak tahu apa-apa tentang hubungan orang dewasa.

”Kenapa sepi sekali kemana dia?” Malik mencari sosok yang membuatnya bertengkar dengan Laras tadi pagi namun dia tidak melihatnya.

Malik mencari ke dapur, taman belakang, ruang baca dan kamarnya kosong. Tunggu, apakah dia pergi dari rumah ini? Dengan cepat Malik pergi ke kamar Arissa dan mengecek lemarinya, pakaiannya masih utuh bahkan kamarnya terlihat sangat rapi dan bersih, berbeda dengan Laras.

Malik memijat keningnya sesaat, pikirannya mulai gelisah karena tidak menemukan sosok yang tengah dicarinya bukannya apa, dia tidak mau disalahkan jika terjadi sesuatu padanya. Pandangan Malik mengedar ke seluruh ruangan rumahnya tetap bersih dan rapi tapi kemana gadis itu pergi, tidak mungkin jika dia diculik.

”Apakah dia bersama dengan pria yang dia lihat beberapa hari yang lalu?” Malik berekspektasi sendiri.

Suara pintu mengagetkannya dengan cepat dia menoleh ke pintu utama dilihatnya Arissa tengah masuk dan membawa sekotak makanan di tangan kirinya. Tunggu, kenapa dia terlihat rapi sekali darimana dia pergi?

”Habis darimana saja kamu?” tanya Malik dengan nada suara yang terdengar membentak.

”Eh?” Arissa terkejut melihat siapa yang ada di rumah ini, pemiliknya datang.

Malik menatapnya lekat ada yang berbeda pada diri Arissa namun dia belum memahami apa itu, hampir dua minggu lebih tidak bertemu gadis itu terlihat sangat berbeda dari sebelumnya. Penampilannya lebih rapi dari pertama kali bertemu, pakaiannya juga terlihat lebih bersih dan tercium sangat wangi, seperti wangi permen karet.

”Maaf Bang aku habis keluar ketemu teman,” jawab Arissa.

Apa katanya ketemu teman serapi ini, tapi kenapa di rumah dia justru tidak pernah berdandan sama sekali. Malik mencoba mengalah dengan egonya tak ingin menanyakan hal yang lebih privasi.

”Aku masuk dulu Bang,” ucap Arissa segera ke kamarnya dan mengganti pakaiannya setelahnya Arissa kembali keluar menuju meja makan dan memakan ayam goreng yang Malik lihat itu dari restoran terkenal di kota ini. Apa dia memakai kartu yang diberikannya tapi dia tidak pernah mendapatkan notifikasi pengeluaran uangnya atau mungkin Malik tidak pernah memperhatikannya.

Diraihnya ponsel miliknya, Malik ingin mengeceknya benar tidak ada apapun di sana lalu darimana dia bisa membayar makanan enak ini.

”Apa Bang Malik mau?” tawar Arissa.

Malik terkesiap mendengar perkataan Arissa. ”Tidak makanlah!” Sejenak tak ada suara terdengar di antara kami, aku pura-pura sibuk dengan ponselku padahal aku sedang memperhatikannya, menatapnya melahap paha ayam seakan sudah beberapa hari dia gak makan.

”Aku akan tidur di sini.”

”Eh?”

”Aku akan tidur di sini, malam ini atau mungkin beberapa malam ke depan,” ralat Malik.

”Oh, baiklah.” Arissa membersihkan sisa makanannya dan membuang sampahnya ke tempatnya lalu segera berlalu meninggalkan Malik sendirian di meja makan.

Arissa tidak pernah keluar lagi hingga pagi dan hal yang membuat Malik keheranan begitu bangun di pagi hari sarapan telah siap di meja makan dan rumahnya sudah kembali bersih namun gadis itu tidak terlihat keberadaannya.

Malik kembali mencarinya dan dia melihat Arissa sedang menyetrika pakaian miliknya, tunggu apakah dia akan kembali pergi. Malik mengabaikannya dan memilih untuk duduk di teras, namun baru saja duduk dia terkesiap melihat Arissa sudah terlihat rapi dan cantik sudah berada di dekat.

”Maaf Bang, aku ijin keluar,” ucap Arissa.

Malik menatapnya dari bawah hingga ke atas, gadis di depannya terlihat sangat cantik berbeda dengan pertama kali dia bertemu dengannya. Malik mengangguk dan Arissa pun segera pergi.

”Kemana dia bukankah ini weekend kenapa dia pergi pagi-pagi sekali,” lirih Malik. Dia masih ingin tinggal di rumah ini karena malas pulang dan sengaja menghindari pertengkaran dengan Laras biarlah dia menenangkan diri lagipula Arissa tidak pernah mengusik ketenangannya.

”Asyik ya ketemu teman hingga lupa waktu.”

Arissa menoleh melihat Malik masih ada di rumah ini dengan pakaian yang sama seperti tadi pagi. ”Bang Malik gak pulang? Maksudku gak sama Mbak Laras?”

”Apa kamu sedang mengusirku?” Malik terlihat kesal dengan pertanyaan Arissa.

”Bukan begitu Bang, maaf jika aku salah bicara bukankah Bang Malik sendiri yang bilang jika akan tinggal bersama dengannya, aku hanya tanya saja tidak ada keinginan untuk mengusir lagipula ini adalah rumah Bang Malik sendiri.”

”Bagus kalau kamu sadar diri.” Malik masih menatap ke arah Arissa sungguh gadis yang ada di depannya sangat berbeda dengan Arissa yang beberapa waktu lalu datang ke rumahnya bersama dengan Laras.

Seketika Malik teringat dengan pria yang jalan bersama Arissa beberapa waktu lalu. ”Apa kamu memiliki kekasih?”

Arissa menatap ke arah Malik sejenak lalu kembali menunduk, ”Tidak, tapi aku punya suami dan tidak pernah menganggap diriku sebagai istrinya,” jawab Arissa namun dalam hati saja karena dia tidak berani mengatakan apapun di depan Malik.

Astaghfirullah sebenarnya hubungan macam apa yang sedang dijalaninya.

”Siapa pria yang berjalan denganmu waktu itu?”

Arissa kembali menegakkan kepalanya terkejut mendengar pertanyaan Malik.

’Apakah dia melihat semuanya?’ gumam Arissa.

Selengkapnya di aplikasi KBM.
Judul : Istri Kedua Sang Presdir
Penulis : Jingga85

Link : https://read.kbm.id/book/detail/53dedf57-1bd9-49fe-a653-cbeb68511e88

20/02/2018
New......😍😍😍Info pemesanan wa 085728133503
20/02/2018

New......😍😍😍
Info pemesanan wa 085728133503

Bismillah.....Set syari nya ya bund/sist...motifnya cantik & insyaAllah syari. Untuk info pemesanan bisa hubungi wa 0857...
20/02/2018

Bismillah.....
Set syari nya ya bund/sist...motifnya cantik & insyaAllah syari. Untuk info pemesanan bisa hubungi wa 085728133503. Pengiriman dari solo.

Ready yaa....Info pemesanan wa 085728133503
06/01/2018

Ready yaa....
Info pemesanan wa 085728133503

*SYAKILA SYAR'I*Mat vanesa crep umbrella rampelManset karet susun loncengTali belakangSaku kananJilbab 105-305Free niqab...
29/12/2017

*SYAKILA SYAR'I*

Mat vanesa crep umbrella rampel
Manset karet susun lonceng
Tali belakang
Saku kanan
Jilbab 105-305
Free niqab
Ada 6 pilihan warna cantik
Yuk dipilih.....😍

Info pemesanan wa 085728133503

Bismillah....Aswad syariMat super blackUmbrella 2.9Floy depanSaku kananTali belakangManset komb renda goldLd 106-140Jilb...
29/12/2017

Bismillah....
Aswad syari
Mat super black
Umbrella 2.9
Floy depan
Saku kanan
Tali belakang
Manset komb renda gold
Ld 106-140
Jilbab antem soft ped
Free cadar tali

Info pemesanan wa 085728133503. Solo

Address

Sukoharjo
57554

Opening Hours

Monday 09:00 - 17:00
Saturday 09:00 - 17:00

Telephone

085728133503

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Galeri Hijab Syar'i posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share