17/11/2021
๐๐๐๐๐ ๐ฆ๐๐ฆ๐๐ฎ๐๐ง๐ ๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐
Tahukah anda umur selยฒ darah merah manusia hanyalah 120 hari (+- 4 bulan) dan kemudian ia akan mati dan bisa mengendap di dalam pembuluh darah ???
Dan sel2 darah merah yg mati ini menjadi salah-satu penyebab penyempitan atau pengerasan pembuluh darah arteri (aterosklerosis) yg pada akhirnya bisa menjadi faktor pendukung terjadinya penyakit koroner, kerusakan ginjal, serangan jantung, angina pectoris (nyeri dada) dsbnya. Bukan hanya lemak, kolesterol dan kalsium tetapi bangkaiยฒ sel darah merah mati juga merupakan salah-satu bahanยฒ yg bisa berkombinasi dlm plakยฒ lemak terutama apabila ada lesi/luka/kerusakan yg terjadi pada dinding pembuluh darah arteri.
Dalam keadaan normal, selยฒ darah merah mati atau rusak akan melalui proses fagositosis yaitu mereka akan ditelan dan diurai oleh makrofage yg terdapat pada jaringan hati, limpa dan sum-sum tulang. Zat besi yg terdpt padanya akan dibawa oleh sejenis protein yaitu transferin ke sumยฒ tulang yg digunakan untuk produksi selยฒ darah merah baru lagi. Sedangkan heme diubah menjadi biliverdin/bilirubin, diangkut ke dlm kantong empedu dan disalurkan ke usus utk memberi warna pada feses (kotoran). Globin juga diurai menjadi asam amino untuk digunakan kembali oleh jenis protein lainยฒ.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa selain dari materiยฒ seperti lemak, Asam urat, ureum, kreatinin, bekam juga berupaya membuang sejumlah selยฒ darah merah rusak atau mati sekaligus mengurangi resiko pembentukan aterosklerosis dengan kombinasi lemak, kolesterol, kalsium dan materiยฒ lain. Selยฒ darah merah mati biasanya akan melalui proses fagositosis, ditelan dan diurai oleh makrofage. Akan tetapi, tidak semua selยฒ darah merah mati ini sempat atau berhasil ditelan oleh makrofage. Sebagian dari mereka mengendap pada lukaยฒ pembuluh darah arteri dan sebagiannya lagi tetap berada dalam sirkulasi darah. Bekam sebenarnya lebih menargetkan pada selยฒ darah merah mati yg berada dlm sirkulasi terutama yg berada pada rangkaian kapiler2 darah. Tekanan negatif /hisapan bekam memaksa sejumlah sel darah merah mati ini berada pada ujung kapiler. Sel2 darah ini tidak berupaya untuk melepaskan diri dari poriยฒ kapiler, karena ukurannya yg sedikit besar. Namun apabila ujung kapiler pada dermal papilla/sistem loop kapilari dipecahkan oleh tusukan jarum atau sayatan pisau, sejumlah sel darah merah rusak atau mati akan keluar ke permukaan kulit dgn mudah. Penghisapan kedua akan memaksimalkan lagi penyingkiran CPS yg lain termasuklah sejumlah bangkai selยฒ darah merah.
Kesimp**annya adalah rutinitas berbekam di kalangan orang sehat 1-3 bulan sekali menurunkan resiko pengendapan sejumlah sel darah merah rusak /mati pada dinding pembuluh darah arteri yg rusak sekaligus menurunkan resiko pembentukan atherosklerosis (kombinasi lemak & bahanยฒ lain) serta menurunkan resiko berbagai penyakit lainnya.