05/06/2026
Mata sudah mulai berat. Berkali-kali menguap, sesekali mengucek mata. Tapi setiap kali excavator kecil itu bergerak mengikuti arah remote di tangannya, rasa kantuk seperti kalah oleh rasa penasaran.
"Kalau tuas ini digeser ke sini, bisa ngangkat pasir nggak ya?"
"Kalau diputar lagi, bisa jalan lebih cepat nggak ya?"
Satu pertanyaan memunculkan pertanyaan lainnya. Satu percobaan membuatnya ingin mencoba lagi.
Walaupun malam semakin larut dan mata mulai meminta istirahat, semangat belajarnya masih menyala. Bukan karena dipaksa, bukan karena disuruh. Tapi karena rasa ingin tahu yang begitu besar.
Kadang memang begitu. Anak-anak bisa bertahan bukan karena tenaganya banyak, melainkan karena hatinya sedang sangat bahagia.
Dan malam ini, kebahagiaan itu datang dari sebuah remote kecil dan excavator yang membuatnya lupa kalau sebenarnya ia sudah mengantuk.