08/05/2014
RENUNGAN
Seorang anak perempuan protes kepada Ibunya : "Bu, usiaku
sekarang sudah 18 tahun, tetapi kenapa aku belum boleh
pacaran?"
Dengan suara lembut kemudian Ibunya menjawab : "Nak,
tahukah engkau? Allah telah menitipkan milik Nya pada ibu.
Sehingga ibu harus tetap menjaganya, memeliharanya. Karena
itu adalah amanah."
"Apa maksud Ibu?" si anak gadis bertanya.
"Wahai anakku, ketahuilah bahwa dirimu adalah milik Nya yang
di amanahkan kepada ibu. Engkau adalah harta yang paling
berharga dimata ibu." sang ibu berkata seraya mengelus kepala
putrinya dengan lembut.
Namun anak gadis itu masih belum berhenti berkata untuk
mengiyakan apa yang disampaikan Ibunya. "Tetapi, apa
salahnya jika saya pacaran Bu? Saya lihat teman-teman semua
bebas berpacaran."
Sambil tersenyum penuh kasih sayang ibu menjelaskan :
"Anakku yang cantik, coba pikir kenapa layang-layang bisa tetap
terbang? Dia terbang karena ada benang yang mengikatnya.
Bayangkan jika benang itu putus, layang-layang itu akan
terbang dengan bebasnya. Namun setelah itu layang-layang
akan jatuh atau tersangkut. Begitu juga dengan dirimu nak, ibu
mengikatmu dengan nasehat karena ibu ingin agar dirimu tetap
beredar dalam Ridha Allah."
"Ibu, terima kasih ibu." kata si anak gadis sambil memeluk erat
ibunya.
Subhanallah...