Kaos kaki hijrah

Kaos kaki hijrah Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from Kaos kaki hijrah, Clothing Store, Surabaya.

Ciri Wanita yang Baik untuk Dinikahi Menurut Islam (10)10. Masih gadis atau perawanCiri ini sangat diutamakan bagi para ...
27/07/2018

Ciri Wanita yang Baik untuk Dinikahi Menurut Islam (10)

10. Masih gadis atau perawan

Ciri ini sangat diutamakan bagi para pria yang belum pernah menikah sebelumnya. Meskipun juga tidak dilarang bagi pria yang sudah pernah menikah sekalipun. Yang dimaksud gadis atau perawan tentunya bukan karena mengeluarkan darah keperawanan di saat hubungan intim yang pertama, tetapi wanita yang belum pernah melakukan hubungan persetubuhan sebelumnya.

Kalau masalah darah keperawanan bisa keluar kapan saja meskipun belum pernah melakukan persetubuhan karena lapisan pelindung dari darah tersebut bisa saja sewaktu-waktu pecah disebabkan sebuah benturan, seperti terjatuh.

Mengapa pria yang belum pernah menikah dianjurkan demikian? Tiga faktor penyebabnya adalah:

Dia akan sangat menyayangi suaminya, lebih mengutamakan cintanya kepada suami daripada yang lainnya.
Pihak pria akan semakin cinta karena sifat dasar pria yang tidak s**a kalau pasangan wanitanya tersentuh orang lain.
Wanita yang masih gadis memiliki kerinduan akan kehadiran suami pertamanya, yang pada dasarnya cinta yang dalam itu terjadi pada cinta pertama.
Hal ini dijelaskan secara lengkap p**a di dalam kitab Ihya’ Ulumuddin karya Imam Ghazali.

Demikian ciri wanita yang baik untuk dinikahi menurut Islam. Semoga kita bisa mendapatkan wanita yang demikian sebagai pendamping hidup kelak. Amin. Wallahu a’lam bish shawab.

Ciri Wanita yang Baik untuk Dinikahi Menurut Islam (9)Setara atau SekufuSetara atau sekufu yang dimaksud adalah sederaja...
26/07/2018

Ciri Wanita yang Baik untuk Dinikahi Menurut Islam (9)

Setara atau Sekufu

Setara atau sekufu yang dimaksud adalah sederajat. Artinya dianjurkan menikahi wanita yang sederat dengannya. Ciri ini mengajarkan kita untuk bisa sadar diri, sadar akan siapa diri kita sebenarnya. Contohnya adalah pria biasa (rakyat) berkhayal untuk menikahi wanita seorang putri raja. Hal itu memang bisa saja terwujud apabila sudah kehendak Tuhan tentunya.

Tetapi alangkah baiknya bahwa mencari wanita yang sederajat saja daripada nanti tidak berjodoh, malah hanyut dalam sebuah khayalan semata. Hal ini juga direkomendasi oleh Rasulullah SAW dalam hadits beliau yang berbunyi:

“Pandai-pandailah memilih untuk tempat seperma kalian. Nikahilah wanita-wanita yang setara dan nikahkanlah mereka.” (HR. Sunan Ibnu Majah)

Ciri Wanita yang Baik untuk Dinikahi Menurut Islam (8)8. Kaya hartanyaMenikahi wanita karena hartanya juga direkomendasi...
25/07/2018

Ciri Wanita yang Baik untuk Dinikahi Menurut Islam (8)

8. Kaya hartanya

Menikahi wanita karena hartanya juga direkomendasikan oleh Rasulullah SAW seperti hadits pada poin 1. Maksud di sini bukannya lantas apabila pria menikahi wanita kaya menandakan bahwa dia adalah pria matre’. Tentu saja bukan.

Ini diharapkan agar tidak lagi terpancing akan kegelamoran dunia semata karena sudah memiliki harta yang berkecukupan dari pihak wanita. Tetapi sebagaimana yang dijelaskan jangan jadikan ini sebagai prioritas utama, agamalah yang harus tetap menjadi faktor pertama yang diutamakan.

Ciri Wanita yang Baik untuk Dinikahi Menurut Islam (7)7. Ringan maharnyaMemilih wanita yang mahal maharnya adalah hal ya...
24/07/2018

Ciri Wanita yang Baik untuk Dinikahi Menurut Islam (7)

7. Ringan maharnya

Memilih wanita yang mahal maharnya adalah hal yang sah-sah saja kalau memang itu layak atau setara dengan wanita yang akan dinikahi. Karena wanita yang baik memang layak untuk itu. Namun, jangan sampai menjadikan mahar sebagai pembeban dalam sebuah pernikahan. Oleh karena itu, Rasulullah SAW bersabda:

“Sebaik-baiknya wanita adalah wanita yang cantik parasnya dan murah maharnya.” (HR. Ibnu Hibban dari Ibnu Abbas r.a)

Ciri Wanita yang Baik untuk Dinikahi Menurut Islam (6)6. Bukan dari kerabat dekatWanita yang dimaksud di sini adalah sep...
23/07/2018

Ciri Wanita yang Baik untuk Dinikahi Menurut Islam (6)

6. Bukan dari kerabat dekat

Wanita yang dimaksud di sini adalah sepupu baik dari ayah maupun ibu. Meskipun sepupu halal untuk dinikahi, namun tidak dianjurkan. Karena secara psikologis dan biologis seorang pria kurang bernafsu dengan wanita yang masih memiliki kekerabatan dengannya sehingga mempengaruhi keturunan yang akan dihasilkan nanti. Di samping itu, juga untuk memperluas tali persaudaraan dan silaturahmi antar sesama. Hal ini juga dijelaskan dalam kitab Ihya’ Ulumuddin.

Ciri Wanita yang Baik untuk Dinikahi Menurut Islam (5)5. Berbudi pekerti muliaWanita yang dimaksud di sini adalah wanita...
22/07/2018

Ciri Wanita yang Baik untuk Dinikahi Menurut Islam (5)

5. Berbudi pekerti mulia

Wanita yang dimaksud di sini adalah wanita yang memiliki akhlak mulia dalam perbuatan dan tutur katanya. Sebagaimana Rasulullah menjelaskan bahwa wanita yang demikian akan mampu menjaga dan menghindarkan dirinya dari perkataan serta perbuatan yang mampu merendahkannya sebagai seorang muslimah.

Ciri Wanita yang Baik untuk Dinikahi Menurut Islam (4)4. Baik Nasabnya (keturunannya)Ciri yang satu ini juga telah diseb...
21/07/2018

Ciri Wanita yang Baik untuk Dinikahi Menurut Islam (4)

4. Baik Nasabnya (keturunannya)

Ciri yang satu ini juga telah disebutkan dalam hadits pada poin 1 bahwa wanita yang direkomendasikan untuk dinikahi oleh Rasulullah SAW adalah wanita karena nasabnya (keturunannya). Yang dimaksud keturunan di sini adalah keturunan yang baik.

Artinya wanita yang berasal dari keluarga yang baik-baik (taat menjalankan agamanya) karena orang tua atau keluarga yang baik pasti akan mendidik anaknya dengan baik p**a termasuk soal agamanya. Hal ini dijelaskan dalam Kitab Fathul Mu’in karya Syeh Zainuddin bin Abd. Azis Al Maliiariy.

Ciri Wanita yang Baik untuk Dinikahi Menurut Islam (3)3. CantikSebagaimana yang telah disebutkan di dalam hadits pada po...
20/07/2018

Ciri Wanita yang Baik untuk Dinikahi Menurut Islam (3)

3. Cantik

Sebagaimana yang telah disebutkan di dalam hadits pada poin 1 bahwa wanita yang direkomendasikan untuk dinikahi oleh Rasulullah SAW adalah wanita yang cantik. Cantik yang dimaksud di sini dijelaskan oleh Imam Ghazali dalam kitabnya Ihya’ Ulumuddin bahwa wanita cantik adalah wanita yang memiliki wajah dengan paras cantik, menawan, dan elok untuk dilihat.

Namun Imam Ghazali juga menegaskan bahwa jangan semata-mata karena cantik saja, tetapi juga harus memperhatikan agamanya. Itu artinya agama tetap menjadi faktor pertama yang utama dalam memilih calon pendamping hidup

Ciri Wanita yang Baik untuk Dinikahi Menurut Islam (2)2. Penyayang dan SuburPria mana yang tidak menginginkan wanita yan...
19/07/2018

Ciri Wanita yang Baik untuk Dinikahi Menurut Islam (2)

2. Penyayang dan Subur
Pria mana yang tidak menginginkan wanita yang sayang pada dirinya dan keluarganya? Tentu saja semua pria menginginkan wanita yang penyayang. Dan pria mana yang tidak menginginkan wanita yang bisa melahirkan anak-anaknya kelak? Tentu semua pria menginginkannya. Oleh karena itu, Rasulullah SAW pun menganjurkan kepada kita (pria) selaku umatnya untuk menikahi wanita yang penyayang dan subur (bisa melahirkan):

“Nikahilah wanita yang penyayang dan subur karena aku berbangga dengan banyaknya umatku pada hari kiamat.” (HR. Abu Dawud, senada dengan An Nasa’i dan Ahmad)

“Nikahilah ibu-ibu dari anak-anak (yaitu wanita-wanita yang bisa melahirkan) karena sesungguhnya aku akan membanggakan mereka pada hari kiamat.” (HR. Ahmad)

Ciri Wanita yang Baik untuk Dinikahi Menurut Islam (1)1. ShalihahWanita shalihah adalah wanita yang taat menjalankan aja...
18/07/2018

Ciri Wanita yang Baik untuk Dinikahi Menurut Islam (1)

1. Shalihah
Wanita shalihah adalah wanita yang taat menjalankan ajaran agamanya, memiliki akhlak mulia serta mampu menjaga dirinya dari berbuatan tercela (maksiat). Sebagaimana telah disebutkan dalam Al-Qur’an:

…..فَالصَّالِحَاتُ قَانِتَاتٌ حَافِظَاتٌ لِلْغَيْبِ بِمَا حَفِظَ اللَّهُ وَاللَّاتِي

“……. maka wanita-wanita yang shalihah ialah yang taat kepada Allah lagi memelihara dirinya, oleh karena itu Allah memelihara mereka ….” (QS. An-Nisa’: 34)

Dan juga sabda Nabi Muhammad SAW:

“Wanita dinikahi karena empat hal; hartanya, nasabnya (keturunannya), kecantikannya, dan agamanya. Maka pilihlah karena faktor agamanya niscaya engkau beruntung.” (HR. Al Bukhari)

Dari hadits tersebut meskipun urutan agama terdapat pada urutan terakhir, tetapi Rasulullah SAW tetap merekomendasikannya sebagai faktor yang utama, yang menandakan bahwa wanita yang shalihah memang sangat dianjurkan untuk dinikahi.

10 Ciri Wanita yang Baik untuk Dinikahi Menurut IslamSetiap pria di dunia ini pasti menginginkan wanita yang baik sebaga...
17/07/2018

10 Ciri Wanita yang Baik untuk Dinikahi Menurut Islam

Setiap pria di dunia ini pasti menginginkan wanita yang baik sebagai pendamping hidupnya. Dalam Islam selain sebagai penyempurna separuh agamanya, pernikahan juga sebagai tempat untuk membina rumah tangga tidak hanya satu atau dua tahun saja melainkan hingga akhir hayat bahkan dinyatakan bahwa kelak di akhirat kita masih memiliki peluang untuk bisa berkumpul kembali bersama keluarga kita termasuk wanita yang kita nikahi. Termasuk membangun rumah tangga dalam islam yang Allah ridhoi.

Oleh karena itu, pernikahan bukanlah hal yang main-main. Sebagai seorang pria yang ditakdirkan menjadi seorang pemimpin dalam rumah tangga harusnya mampu untuk memilih wanita yang baik untuk dinikahinya. Wanita yang bukan hanya akan mendampinginya di kehidupan dunia, tetapi juga kehidupan di akhirat kelak atas izin dan ridho Allah SWT. (baca juga: cara memilih calon pendamping hidup sesuai syariat agama)

Lantas seperti apakah wanita yang baik untuk dinikahi oleh seorang pria menurut islam?

Banyak sekali ciri-ciri wanita tersebut yang telah disebutkan, baik dalam firman Allah SWT (Al-Qur’an), sabda Rasulullah SAW (Hadits) maupun kitab-kitab karangan para ulama yang mengacu kepada kedua sumber tersebut. Berikut beberapa ciri wanita yang baik untuk dinikahi menurut Islam, diantaranya:

1. Shalihah
2. Penyayang dan Subur
3. Cantik
4. Baik Nasabnya (keturunannya)
5. Berbudi pekerti mulia
6. Bukan dari kerabat dekat
7. Ringan maharnya
8. Kaya hartanya
9. Setara atau Sekufu
10. Masih gadis atau perawan

KISAH INSPIRATIF ABU NAWAS MENIPU TUHANAbu Nawas adalah seorang ulama yang mempunyai murid cukup banyak. Diantara sekian...
16/07/2018

KISAH INSPIRATIF ABU NAWAS MENIPU TUHAN

Abu Nawas adalah seorang ulama yang mempunyai murid cukup banyak. Diantara sekian banyak murid Abu nawas. Ada satu orang yang hampir selalu menanyakan mengapa Abu Nawas mengatakan begini dan begitu. Suatu ketika ada tiga orang tamu bertanya kepada Abu Nawas dengan pertanyaan yang sama. Orang pertama mulai bertanya,

“MANAKAH YANG LEBIH UTAMA, ORANG YANG MENGERJAKAN DOSA-DOSA BESAR ATAU ORANG YANG MENGERJAKAN DOSA-DOSA KECIL?”
“Orang yang mengerjakan dosa-dosa kecil.” jawab Abu Nawas.

“Mengapa?” kata orang pertama.

“Sebab lebih mudah diampuni oleh Tuhan.” kata Abu Nawas.

Orang pertama puas karena ia memang yakin begitu.

Orang kedua bertanya dengan pertanyaan yang sama. “Manakah yang lebih utama, orang yang mengerjakan dosa-dosa besar atau orang yang mengerjakan dosa-dosa kecil?”

“ORANG YANG TIDAK MENGERJAKAN KEDUANYA.” JAWAB ABU NAWAS.”MENGAPA?” KATA ORANG KEDUA.
“Dengan tidak mengerjakan keduanya, tentu tidak memerlukan pengampunan dari Tuhan.” kata Abu Nawas. Orang kedua langsung bisa mencerna jawaban Abu Nawas.

ORANG KETIGA JUGA BERTANYA DENGAN PERTANYAAN YANG SAMA. “MANAKAH YANG LEBIH UTAMA, ORANG YANG MENGERJAKAN DOSA-DOSA BESAR ATAU ORANG YANG MENGERJAKAN DOSA-DOSA KECIL?”
“Orang yang mengerjakan dosa-dosa besar.” jawab Abu Nawas.

“Mengapa?” kata orang ketiga.

“Sebab pengampunan Allah kepada hamba-Nya sebanding dengan besarnya dosa hamba itu.” jawab Abu Nawas. Orang ketiga menerima alasan Abu Nawas. Kemudian ketiga orang itu p**ang dengan perasaan puas.

Karena belum mengerti seorang murid Abu Nawas bertanya.

“Mengapa dengan pertanyaan yang sama bisa menghasilkan jawaban yang berbeda?”

“Manusia dibagi tiga tingkatan. Tingkatan mata, tingkatan otak dan tingkatan hati.”

“Apakah tingkatan mata itu?” tanya murid Abu Nawas. “Anak kecil yang melihat bintang di langit. la mengatakan bintang itu kecil karena ia hanya menggunakan mata.” jawab Abu Nawas mengandaikan.

“Apakah tingkatan otak itu?” tanya murid Abu Nawas. “Orang pandai yang melihat bintang di langit. la mengatakan bintang itu besar karena ia berpengetahuan.” jawab Abu Nawas.

“Lalu apakah tingkatan hati itu?” tanya murid Abu Nawas.

“Orang pandai dan mengerti yang melihat bintang di langit. la tetap mengatakan bintang itu kecil walaupun ia tahu bintang itu besar. Karena bagi orang yang mengerti tidak ada sesuatu apapun yang besar jika dibandingkan dengan KeMaha-Besaran Allah.”

Kini murid Abu Nawas mulai mengerti mengapa pertanyaan yang sama bisa menghasilkan jawaban yang berbeda. la bertanya lagi.

“WAHAI GURU, MUNGKINKAH MANUSIA BISA MENIPU TUHAN?”
“Mungkin.” jawab Abu Nawas.

“Bagaimana caranya?” tanya murid Abu Nawas ingin tahu.

“Dengan merayu-Nya melalui pujian dan doa.” kata Abu Nawas

“Ajarkanlah doa itu padaku wahai guru.” pinta mu rid Abu Nawas

“Doa itu adalah : llahi lastu lil firdausi ahla, wala aqwa’alan naril jahiimi, fahabli taubatan waghfir dzunubi, fa innaka ghafiruz dzanbil ‘adhimi.

Arti doa itu adalah : Wahai Tuhanku, aku ini tidak pantas menjadi penghuni surga, tetapi aku tidak akan kuat terhadap panasnya api neraka. Oleh sebab itu terimalah tobatku serta ampunilah dosa-dosaku. Karena sesungguhnya Engkaulah Dzat yang mengampuni dosa-dosa besar.

Address

Surabaya
60232

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Kaos kaki hijrah posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share

Category