Hijab Syar'i Modern

Hijab Syar'i Modern Hijab Syar'i Modern | Hijab Syar'i Murah | Hijab Syar'i 2017 | Gamis Set ORI Belanja online Hijab Syar'i Modern terbaru.

Kami hanya menjual yang ORI SESUAI GAMBAR. In syaa Allah amanah, order aman dan nyaman sampai di tangan. Kontak kami :
> Inbox Fanpage Hijab Syar'i Modern
> SMS/WA : 0813-5763-8807
> Pin BB : Silakan request (serious order only)

12/03/2018

Yaa Rabb, di saat pergantian pemimpin dan wakil rakyat nanti menangkanlah orang-orang yang menjadikan akhirat sebagai tujuan utamanya ...

Mereka yang sholih, adil, amanah dan cerdas.
Yang kemenangan itu membuatnya semakin dekat kepada-Mu, sehingga mampu mencipkatan ketenangan untuk rakyat dan membuat semakin banyak orang yang mengagungkan nama-Mu Yaa Allah ...

Ampunkanlah dosa-dosaku ...
Dengarkanlah pintaku ...
Aku yakin banyak sekali diantara teman dan saudara-saudaraku yang juga mempunyai permintaan yang sama ...
Maka kabulkanlah pernohonan kami, Yaa Mujiibassaailin ...

28/02/2018

Pesona ADAB dan ILMU



Saya selalu ingat adegan dalam serial lawas itu.

Imam Daril Hijrah yang agung, Malik ibn Anas, dengan jubah birunya yang indah dan 'imamah putihnya yang megah duduk dalam sikap sempurna membacakan hadits-hadits Rasulillah ﷺ. Para murid duduk menunduk, mencatat dengan khidmat, dan memerinci penjelasan Sang Guru dengan cermat.

Di tengah majelis, seorang pemuda tampan bercambang tipis yang janggutnya tak melampaui genggaman tampak mencolok pesonanya. Mengenakan surban merah dan jubah senada yang bersahaja namun anggun, dia asyik memainkan telunjuk kanannya yang seakan menari di telapak tangan kiri.

Melirik sekilas, Imam Malik agaknya terganggu dengan gerak-gerik itu.

Ketika majelis bubar, beliau memanggil sang pelajar. "Maju ke sini hai Anak Muda!"

Terkejut, pemuda itu menengok ke kanan dan kiri memastikan bahwa dirinyalah yang dimaksud. "Sayakah ya Imam?"

"Na'am, Ant.."

Bertanyalah Sang Imam akan jatidiri pemuda itu. Beliau temukan betapa keluhuran nasab, kerupawanan jasad, dan kecerdasan berhimpun dalam dirinya.

"Betapa sempurna sifat-sifat pribadimu, tapi sungguh sayang buruk sekali adabmu!"

"Astaghfirullaahal 'Azhiim. Hal manakah kiranya dari perilakuku, yang telah membuat Imam tak berkenan dan mengingkarinya?", pucat pias wajah si pemuda.

"Betapa ketika aku sedang meriwayatkan hadits-hadits Rasulullah ﷺ yang mulia, bukannya menyimak dengan hormat, engkau malah bermain-main dengan jemari dan telapak tanganmu!"

"Jika itu maksud Imam, masyaallah, sesungguhnya aku maksudkan itu untuk menulis hadits yang kauriwayatkan.."

"Coba perlihatkan tanganmu!"

Pemuda itu mengulurkan telapaknya dengan ragu sementara Sang Imam menyahutnya dengan cepat.

"Aku tak melihat tulisan apapun!"

"Yang kumaksud wahai Imam", ujar pemuda itu terbata dan dengan mata yang mulai berkaca-kaca, "Ini adalah caraku agar dapat lebih mudah menghafalnya ke dalam benakku."

"Sungguh aku belum pernah mendapati seorang Ahli 'Ilmu pun yang berlaku seperti itu!"

"Na'am ya Imam.. Tapi sejak kecil aku hidup dalam kemiskinan hingga tak mampu membeli kertas dan pena, lalu cara inilah yang membantuku mengingat pelajaran."

"Baik, coba perlihatkan padaku hafalanmu itu!"

"Na'am ya Imam.. Kumohon pada Allah pertolongan agar benar dalam menyampaikan.. Yang pertama dari keseluruhan hadits Rasulullah ﷺ yang telah kausampaikan, engkau berkata, "Balaghanii 'an Nafi'.. 'An Ibni 'Umar.. 'An Shahibi Hadzal Qabri ﷺ..." Demikianlah sang pemuda menguntai satu demi satu berpuluh-puluh hadits yang dihafalnya dalam majelis itu dengan hafalan tanpa cacat, kefasihan tata bahasa yang sempurna, dan suara yang merdu bagi pendengarnya.

"Engkau bahkan tak keliru dalam satu hurufpun!" Kini Sang Imam yang berkaca-kaca. "Kamu katakan tadi namamu Muhammad ibn Idris Asy Syafi'i?"

"Na'am ya Imam.."

"Jadi apa tujuanmu meninggalkan Makkah dan datang ke mari?"

"Mengunjungi kekasih kita Rasulullah ﷺ...", sebutir airmata menetes di p**i pemuda itu ketika dia menengok ke seberang Raudhah Asy Syarifah tempat Sang Nabi ﷺ berbaring. "Dan duduk di hadapanmu untuk menadah ilmu", lanjutnya sambil menghadapkan wajah pada Imam Malik dengan senyum ta'zhim.

_____

Ya Allah, tambahkan kepada kami ilmu, anugerahkan pada kami pemahaman, dan tuntunlah kami untuk menjaga adab karenaMu di segala keadaan.

30/01/2018
Semoga berkah
27/01/2018

Semoga berkah

23/01/2018

Renungan Hari Ini :

Perfeksionis adalah standar terendah dalam kehidupan, orang yang selalu menunggu2 waktu yang tepat, saat yang pas, hari yang baik untuk sempurna adalah mereka yang jarang berhasil dalam kehidupan.
Lakukan dulu jika punya Ide, setelah dilakukan baru dalam perjalanan perbaiki cacatnya, perbaiki kekurangan ide nya, tapi lakukan dulu.
Menjadi Enterprenuer adalah tentang Mengeksekusi setiap ide dengan baik, sedangkan yang selalu banyak ide tapi tidak eksekusi itu namanya Entar-preneur.
FJS

21/01/2018

Bagaimana mungkin akan tumbuh rasa percaya diri jika kita selalu sibuk mengeluhkan kelemahan kita, daripada mensyukuri kekuatan yang kita miliki.

Ayok semangat !!!

Ramadhan tinggal 4 bulan lagi ....Semoga Allah SWT berikan kesempatan kita untuk berjumpa lagi dengannya.
20/01/2018

Ramadhan tinggal 4 bulan lagi ....

Semoga Allah SWT berikan kesempatan kita untuk berjumpa lagi dengannya.

MENGOBROL RINGAN BERSAMA PASANGAN YANG MENGASYIKKANMengobrol adalah aktivitas yang sederhana dan sangat mudah dilakukan....
19/01/2018

MENGOBROL RINGAN BERSAMA PASANGAN YANG MENGASYIKKAN

Mengobrol adalah aktivitas yang sederhana dan sangat mudah dilakukan. Jangan menyepelekan obrolan ringan bersama pasangan.
Mengobrol ringan bersama pasangan bisa mengurangi ketegangan jiwa, dan membuat suasana kelembutan hati. Berbagai tumpukan permasalahan akan terurai dan endapan perasaan yang menggumpal di dada, akan terurai dan melarut dalam suasana obrolan yang nyaman.
Jangan berpikir tema. Mengobrol ringan bersama pasangan itu tidak harus dibatasi tema tertentu dengan waktu tertentu. Bisa berbicara tentang tema apapun dan dengan waktu kapanpun yang dimiliki.
Bahkan untuk pasangan yang super sibuk, mereka tetap memerlukan aktivitas mengobrol, kapanpun dan dimanapun. Tidak boleh menjadikan kesibukan sebagai alasan untuk meninggalkan mengobrol.
Bagi pasangan yang super sibuk, bisa menyepakati waktu tertentu untuk bisa bertemu fisik dan mengobrol bersama pasangan. Mungkin saja tengah malam, mungkin p**a menjelang subuh.
Suami dan isteri harus menyediakan waktu dan kesempatan yang memadai untuk bisa mengobrol berdua. Tidak cukup melalui telepon, WA, email dan teknologi lainnya. Mengobrol dan bertemu langsung adalah sebuah kebutuhan psikologis bagi suami dan isteri.
Maka mengobrol ringan harus dijadikan sebagai kebiasaan yang mengasyikkan dan dirindukan.

== Ustadz Cahyadi Takariawan ==

17/01/2018

Jika masyarakat Indonesia memiliki jiwa bisnis dan mau membuat lapangan kerja sendiri maka akan sedikit jumlah pengangguran di Indonesia. Masalahnya sejak kecil para orang tua mulai menyekoki anak bahwa "kamu yang pintar ya nak supaya bisa kerja di tempat anu". Maka tidak heranlah jika anak tidak memiliki jiwa bisnis.

Padahal bila kita meneladani Rasulullah SAW maka kita akan dapati bahwa beliau adalah seorang pebisnis, seperti apa beliau berbisnis? Coba kita cermati di link berikut ini.
http://lita.sdi.id/blog/read/tips-menarik/1273/cara-berdagang-rasulullah-agar-berkah-dan-berlimpah.html

15/01/2018

MENGAPA CEMBURU?

Cemburu menunjukkan rasa kepemilikan yang tinggi, yang tidak ingin diduakan, atau dinomorduakan, atau disisihkan, atau tidak diberi perhatian sesuai harapan.

Maka keinginan “memiliki dan dimiliki” inilah yang memicu rasa cemburu. Tidak ingin suaminya dimiliki orang lain dan memiliki orang lain. Tidak ingin istrinya dimiliki orang lain dan memiliki orang lain.

Jadi, cemburu bisa menjadi indikator masih adanya cinta dan kepedulian antara suami dan istri.

== Ustadz Cahyadi Takariawan ==

13/01/2018

Ramadhan tinggal 5 bulan lagi, apa yang telah kita persiapkan untuk menyambutnya? Boleh d**g sharing di sini Ukhti ...

Address

Surakarta
57139

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Hijab Syar'i Modern posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share