28/03/2024
Kemasukan Air Saat Mandi dibulan puasa..!!
Apakah batal puasa jika ketika lagi mandi dengan tidak sengaja ada air yang masuk ke dalam tubuh, seperti telinga atau yang lainnya?
Jawaban:
1. Apabila mandinya itu mandi wajib seperti mandi junub atau mandi sunnah seperti hari jum'at, maka:
- jika dia mandinya menggunakan guyuran (tidak berendam/nyilem) maka tidak batal puasanya.
- jika dia mandinya dengan cara berendam dalam air maka batal.
2. Apabila mandinya itu bukan mandi wajib atau pun sunnah (mandi biasa seperti hanya bersih-bersih atau biar ganteng saja), maka batal puasanya jika airnya masuk ke dalam tubuh meski tidak sengaja baik itu mandinya dengan cara berendam dalam air atau pun diguyur.
Referensi:
Taqrirot Sadidah, Halaman 453-454.
٤. حكم دخول الماء أثناء الغسل إلى جوفه بدون تعمد للصائم فيه تفصيل:
إذا كان الغسل مأمورا به مشروعا فرضا، كغسل جنابة أوسنة كغسل جمعة فلا يبطل الصوم إذا غسل بالصب وييطل إذا غسل بالانغماس
Hukum masuknya air sampai ke lubang jauf saat sedang mandi dengan tanpa sengaja terdapat tafsil:
Jika mandinya ma'mur bih (diperintahkan, disyariatkan) da berupa fardlu seperti mandi jinabah atau mandi sunnah seperti mandi Jumat, maka tidak batal puasanya selama mandinya dengan cara disiram, dan batal jika berendam.
٢. إذا كان الغسل غير مأمور به غير مشروع، كغسل تبرد أو تنظيف فيبطل الصوم إذا سبقه الماء وإن لم يتعمد، سواء أغتسل بالصب أم بالإنغماس
2. Jika mandinya tidak diperintahka, tidak disyariatkan seperti mandi agar segat atau agar bersih, maka batal puasanya ketika kemasukan air, meski tidak sengaja, baik baiknyan dengan cara disiramkan atau dengan cara berendam.
(تقريرات السديدة صحفة ٤٥٣-٤٥٤ )
Fathul Mu'in Bi Syari Qurrotil Ain:
ولا يفطر بسبق ماء جوف مغتسل عن نحو جنابة كحيض ونفاس إذا كان الاغتسال بلا انغماس في الماء فلو غسل أذنيه في الجنابة فسبق الماء من إحداهما لجوفه: لم يفطر وإن أمكنه إمالة رأسه أو الغسل قبل الفجر.
Puasa tidak batal sebab kemasukan air karena mandi junub atau mandi haidl atau nifas, yang mana mandinya tidak menyelam di dalam air, apabila membasuh kedua telinganya saat mandi junub lalu salah satu telinganya kemasukan air, maka tidak batal puasanya meski dia bisa mandi dengan cara memiringkan kepalanya atau mandi sebelum fajar.
كما إذا سبق الماء إلى الداخل للمبالغة في غسل الفم المتنجس لوجوبها: بخلاف ما إذا اغتسل منغمسا فسبق الماء إلى باطن الأذن أو الأنف فإنه يفطر ولو في الغسل الواجب لكراهة الانغماس: كسبق ماء المضمضة بالمبالغة إلى الجوف مع تذكره للصوم وعلمه بعدم مشروعيتها بخلافه بلا مبالغة.
Seperti halnya masuknya air ke dalam rongga orang yang berlebihan dalam membasuh mulutnya yang terkena najis, sebab membasuh mulut yang terkena najis adalah wajib. Berbeda apabila mandi dengan cara menyelam lalu kemasukan air sampai pada hidung atau telinga bagian dalam, maka hal itu membatalkan puasa meski pun mandi wajib, alasannya karena mandi dengan menyelam adalah makruh.
Sama halnya dengan masuknya air ke jauf saat berkumur dengan berlebihan yang mana dia sadar bahwa dia sedang puasa dan tahu tidak disyariatkannya berlebihan dalam berkumur, lainnya jika tidak berlebihan, maka tidak batal.
وخرج بقولي عن نحو جنابة: الغسل المسنون وغسل التبرد فيفطر بسبق ماء فيه ولو بلا انغماس.
Mengecualikan mandi wajib, yaitu mandi yang disunnahkan dan mandi agar segar, maka batal puasanya jika kemasukan air, meski mandinya tidak dengan cara menyelam.
[زين الدين المعبري ,فتح المعين بشرح قرة العين بمهمات الدين ,page 268]
I'ana Tholibin Ala Hilli Alfadzi Fathil Mu'in:
(قوله: وخرج بقولي عن نحو جنابة الغسل المسنون) في خروج هذا نظر، فإنه مأمور به، فحكمه حكم غسل الجنابة بلا خلاف
(Qouluhu: wa khoroja bi qouli an nahwi jinabah, alghoslu almasnun) dalam pengecualian pendapat ini, sebab mandi sunnah itu diperintahkan, maka hukumnya seperti hukum mandi wajib tanpa adanya khilaf.
بدليل الغاية التي ذكرها قبل - أعني قوله ولو في الغسل الواجب - فإنه يندرج تحتها الغسل المسنون - كما هو ظاهر - فيفيد حينئذ أنه إذا سبق الماء إلى جوفه فيه من غير انغماس: لا يفطر.
Dengan bukti yang maksud yang sudah disebutkan, yaitu ucapan Mushonnif "Walau fil ghoslil Wajibi", sebab mandi sunnah tadi sederajat di bawah mandi jinabah, yang mana itu sudah jelas, maka dapat diambil kesimp**an bahwa ketika kemasukan air sampai ke jauf saat mandi sunnah yang mana mandinya tidak dengan menyelam, tidaklah membatalkan puasa.
إذا علمت ذلك، فحذفه والاقتصار على ما بعده - أعني غسل التبرد والتنظف - متعين.
Ketika kamu sudah mengetahuinya, maka redaksi "ghoslul masnun" dibuang dan diringkas, yakni langsung pada redaksi ghoslut tabarrud wat tandzif"
(والحاصل) أن القاعدة عندهم أن ما سبق لجوفه من غير مأمور به، يفطر به، أو من مأمور به - ولو مندوبا - لم يفطر.
Walhasil, kaidah fuqoha bahwa sesuatu yang masuk pada lubang jauf saat melakukan hal yang tidak diperintahkan, maka dapat membatalkan puasa, dan sesuatu yang masuk pada lubang jauf yang mana hal itu diperintahkan agama walau hanya sunnah, maka tidak membatalkan puasa.
ويستفاد من هذه القاعدة ثلاثة أقسام: الأول: يفطر مطلقا - بالغ أو لا - وهذا فيما إذا سبق الماء إلى جوفه في غير مطلوب كالرابعة، وكانغماس في الماء - لكراهته للصائم - وكغسل تبرد أو تنظف.
Dari kaidah tadi dapat dipahami tiga hal, yang pertama, membatalkan puasa secara mutlaq baik dengan cara berlebihan atau pun tidak, yaitu ketika air masuk pada lubang jauf dikarenakan sesuatu yang tidak diperlukan, seperti berkumur yang keempat, dan seperti menyelam di dalam air, sebab makruhnya menyelam bagi orang yang berpuasa, atau seperti mandi guna menyegarkan badan atau membersihkan.
الثاني: يفطر إن بالغ، وهذا فيما إذا سبقه الماء في نحو المضمضة المطلوبة في نحو الوضوء.
Yang kedua, membatalkan jika berlebihan, yaitu apabila kemasukan air saat berkumur dalam wudlu, umpamanya.
الثالث: لا يفطر مطلقا، وإن بالغ، وهذا عند تنجس الفم لوجوب المبالغة في غسل النجاسة على الصائم وعلى غيره لينغسل كل ما في حد الظاهر.
Yang ketiga tidak membatalkan secara mutlaq, meski pun berlebihan, yaitu ketika mulut terkena najis, dikarenakan dalam hal ini wajib bagi orang yang berpuasa ntuk mubalaghoh dalam membasuh najis dan wajib atas selain orang yang mulutnya kena najis untuk membasuh setiap anggota dalam batas dzohir.
[البكري الدمياطي، إعانة الطالبين على حل ألفاظ فتح المعين، ٢٦٥/٢].
Wallohu A'lamu Bishhowaab.
Jika ada yang punya keterangan lain, boleh disampaikan di sini🙏🙏🫶🫶
_
_
_
_
_
_________________________________________
done untuk daerah pagedangan,,balaraja tangerang 💞💞🥳🥳🥳🥳🥳