16/10/2017
1. E-commerce atau bisa disebut perdagangan elektronik atau e-dagang adalah penyebaran, pembelian, penjualan, pemasaran barang dan jasa melalui sistem elktronik seperti internet atau televisi, www, atau jaringan komputer lainnya. E-commerce dapat melibatkan transfer dana elektronik, pertukaran data elektronik, sistem manajemen inventori otomatis, dan sistem pengumpulan data otomatis.
E-commerce merupakan bagian dari bussines, dimana cakupan e-bussines lebih luas, tidak hanya sekedar perniagaan tetapi mencakup juga pengkolaborasian mitra bisnis, pelayanan nasabah, lowongan pekerjaan dan lain-lain. Selain teknologi jaringan www, e-dagang juga memerlukan teknologi basis data atau pangkalan data (databases), e-surat atau surat elektronik (e-mail), dan bentuk teknologi non computer yang lain seperti halnya sistem pengiriman barang, dan alat pembayaran untuk e-dagang ini.
2. Analisis SWOT dalam perencanaan bisnis saya yaitu :
STRENGTH
• Konsumer mengenai barang atau informasi yang berhubungan dengan usaha ini bisa diterima dengan cepat dan mudah, karena bisinis ini dilakukan secara online jadi dapat diakses dengan mudah oleh siapapun, kapanpun dan dimanapun melalui jaringan internet.
• Online shop dinilai lebih mudah untuk memahami kemauan dan kebutuhan pelanggan.
• Bisnis online adalah bisnis yang sedang marak dan menjanjikan.
• Modal yang dibutuhkan relative kecil.
• Karena minimnya pengeluaran, barang online shop menjadi lebih murah dari barang yang dijual secara konvensional.
• Lebih dekat dengan pelanggan.
• Pilihan produk lebih banyak karena memakai sistem preorder.
• Pasar yang tidak terbatas, bisa dijangkau siapa saja.
• Transaksi dapat dilakukan dengan mudah dan dalam waktu 24 jam.
• Time saving.
WEAKNESS
• Penipuan mudah sekali terjadi dalam online shop.
• Hanya bisa menjangkau kota dan masyarakat yang memiliki akses internet.
• Saingan sangat banyak.
• Meskipun professional, jasa pengiriman masih sering membuat kesalahan.
• Banyak masyarakat yang belum sepenuhnya percaya dengan online shop.
• Proses pengiriman memakan waktu.
• Sering adanya ketidak puasan dari pelanggan.
• Mahalnya biaya kirim.
• Masyarakat sering ragu terhadap kualitas barang.
• Promosi yang terbatas, mahal, dan sering diacuhkan.
OPPORTUNITY
• Tren yang selalu berganti membuat online shop lebih mudah beradaptasi karena online shop fleksibel.
• Teknologi yang terus baru membuat online shop juga akan terus berkembang.
• Selalu tersedia setiap hari.
• Perkembangan bisnis yang cepat dan cakupannya luas.
• Promosi yang bisa dilakukan kapan saja membuat online shop saya akan terus terlihat oleh pelanggan.
• Banyaknya masyarakat yang gila belanja terutama belanja online menjadi salah satu kesempatan besar.
• Barang yang bagus dan murah membuat online shop semakin ramai.
THREAT
• Pesaing yang sangat banyak.
• Perubahan lingkungan pasar.
• Inovasi produk yang harus selalu dilakukan.
• Tidak adanya privasi karena data-data pelanggan akan diketahui untuk keperluan pengiriman.
• Banyak mindset yang tetap menganggap belanja online sangat beresiko.
• Penipuan dimana-mana.
3. Perbedaan B2C, B2B dan Intra Bisnis
B2C adalah model perusahaan yang menjual barang atau jasa pada pasar atau public.
B2B adalah model perusahaan yang menjual barang atau jasa pada perusahaan lain.
Intra bisnis adalah sebuah business atau usaha yang dilakukan oleh sekelompok orang (organisasi) dalam usaha penjualan atau pembelian yang dapat menguntungkan satu sma lain dalam bentuk elektronik atau digital (dalam e-business).