25/10/2024
Alhamdulillah
1 dekad berada disini (Mac 2014),
10 tahun berada di sini mencari rezeki,
Pihak kami mohon maaf andai ada tersalah bicara, tingkah yang kurang elok, terlebih terkurang mohon di maafkan..
Alhamdulillah
Minggu terakhir sebelum penutupan kedai.
Nak kata gulung tikar, takde tikar,
Nak kata labuh tirai, takde tirai,
Tapi boleh dah kata:
Pergi ke kedai bundle,
Kedai tutup 😂..
Sekian terima kasih 😁
Disudahi dengan salam dah sebuah puisi oleh Teguh Esha..
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Kepada Cinta aku bertanya: "Mengapa benci marak di sini?"
Kepada Doa aku bertanya: "Mengapa dusta laris di sini?"
Kepada Berita aku berkata: "Mengapa fakta dikhianati?"
Kepada Sastra aku bercerita tentang kata-kata yang berubah arti..
Banyak orang bicara cinta sambil menyebar bara benci
Banyak nian para pendusta berlagak kawan sejati
Banyak orang menghafal doa tapi mereka tidak mengerti
Banyak orang berbuat dosa tapi berlagak suci..
Kepada kalian aku bertanya: "Apakah waktu bisa dibeli?"
Kepada mereka aku berkata: "Semua fitnah aku perangi!"
*
Ketika Kebenaran dicampur-adukkan dengan Kepalsuan
Keadilan hanya jadi pidato dan slogan-slogan Kemunafikan..
Ketika itulah ironi-ironi nyata!
Ketika Allah dikhianati, BukuNya diserikatkan dan Tanda-tandaNya didustakan
ketika itulah tragedi-tragedi datang bergelombang-gelombang pagi, siang, sore dan malam,
susul-menyusul, silih berganti tak kunjung henti; menimpa dan menghajar mereka yang tak percaya dan lupa asal diri!
Kepada Cinta aku berkata: "Padamkan benci di banyak diri..:"
Kepada Doa aku bisikkan: "Tetaplah murni jangan tercemari!"
Kepada Rindu aku kisahkan: "Doa dan Cinta kekal abadi..
Kepada Allah aku memohon: "Teguhkan aku di semua sepi.."
Cinta berbisik kepada Sunyi: "Seorang penyair telah bangkit di sini!
Dia membawa misi indah 'tuk semua orang di bumi!"
Doa berbisik kepada Sepi: "Temani Sang Penyair berbudi
menulis prosa dan puisi dan lagu-lagu terang nurani
Puisi Kepada Cinta Karya Teguh Esha
Kepada Allah aku memohon: "Teguhkan aku di semua sepi.."