04/06/2016
Sesungguhnya Allah Taโala mengkhususkan bulan Ramadhan di antara bulan-bulan lainnya dengan keutamaan yang agung dan keistimewaan yang banyak. Allah Taโala berfirman,
ุดูููุฑู ุฑูู
ูุถูุงูู ุงูููุฐูู ุฃูููุฒููู ููููู ุงููููุฑูุขูู ููุฏูู ููููููุงุณู ููุจููููููุงุชู ู
ููู ุงููููุฏูู ููุงููููุฑูููุงูู ููู
ููู ุดูููุฏู ู
ูููููู
ู ุงูุดููููุฑู ููููููุตูู
ููู ููู
ููู ููุงูู ู
ูุฑููุถูุง ุฃููู ุนูููู ุณูููุฑู ููุนูุฏููุฉู ู
ููู ุฃููููุงู
ู ุฃูุฎูุฑู
โ(Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al-Qurโan sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang batil). Karena itu, barangsiapa di antara kamu yang hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan itu, maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu. Dan barangsiapa yang sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa), sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lainโ (QS. Al-Baqarah [2]: 185).